Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kucing memang dikenal bisa menemani manusia selama bertahun-tahun. Namun, kebiasaan sehari-hari seperti memberi makan berlebihan, jarang mengajak bermain, hingga membiarkannya keluar rumah tanpa pengawasan dapat memengaruhi kesehatan dan usia hidupnya.

Lantas, kebiasaan apa saja yang perlu dihindari agar kucing bisa hidup lebih lama?

1. Terlalu Banyak Memberi Makan

Mengeong saat melihat tempat makan memang sering bikin tidak tega. Namun, terus menambah porsi atau membiarkan kucing makan bebas sepanjang hari bisa membuat berat badannya naik tanpa disadari.

Obesitas dapat meningkatkan risiko diabetes, masalah persendian, hingga gangguan pada organ. Karena itu, porsi makanan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, usia, ukuran tubuh, dan kondisi kesehatan kucing.

| Baca Juga: Masuk Instagram Taeyong NCT, Kucing Hitam-Putih JPO Ini Mendadak Viral

2. Jarang Diajak Bermain

Kucing yang lebih banyak tidur bukan berarti tidak membutuhkan aktivitas. Kurangnya permainan dan stimulasi justru dapat membuatnya mudah bosan, kurang bergerak, dan mengalami kenaikan berat badan.

Mainan interaktif, puzzle feeder, atau permainan yang meniru gerakan mangsa bisa menjadi pilihan. Aktivitas tersebut membantu menjaga tubuh tetap aktif sekaligus memenuhi naluri berburu alaminya.

3. Membiarkan Kucing Berkeliaran Bebas

Bagi kucing, dunia luar memang penuh hal menarik. Namun, lingkungan luar juga membawa risiko seperti kecelakaan, penyakit, perkelahian dengan hewan lain, racun, hingga cuaca ekstrem.

Kucing yang hidup di dalam rumah cenderung memiliki usia lebih panjang karena lebih terlindungi dari berbagai bahaya tersebut.

| Baca Juga: 5 Alasan Kucing Suka Dielus, Jangan Asal Sentuh Bagian Tubuh Ini!

Meski begitu, kehidupan indoor tetap perlu dibuat menarik dengan tempat memanjat, area bersembunyi, dan waktu bermain.

4. Mengabaikan Tanda-Tanda Perubahan

Kucing termasuk hewan yang pintar menyembunyikan rasa sakit. Perubahan kecil seperti nafsu makan menurun, berat badan berubah, lebih sering bersembunyi, perubahan perilaku, atau masalah buang air bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan.

Menunggu sampai gejalanya semakin parah justru dapat membuat penanganan terlambat. Pemeriksaan rutin ke dokter hewan membantu mendeteksi masalah lebih awal.

5. Membiarkan Kucing Terus Stres

Stres yang berlangsung terus-menerus juga tidak boleh dianggap sepele. Suara bising, perubahan lingkungan, konflik dengan hewan lain, atau tidak adanya tempat aman untuk beristirahat dapat membuat kucing merasa tertekan.

| Baca Juga: Damkar Kebayoran Lama Evakuasi Kucing Melahirkan yang Terjepit di Redaksi Vivia dan Nyata

Kucing membutuhkan rutinitas yang stabil, tempat persembunyian, ruang yang tenang, serta kesempatan untuk menjauh ketika tidak ingin berinteraksi.

Berapa Lama Kucing Bisa Hidup?

Menurut American Veterinary Medical Association (AVMA), kucing domestik rata-rata dapat hidup sekitar 15 tahun.

Namun, angka tersebut bukan batas pasti karena usia setiap kucing dipengaruhi genetika, pola makan, lingkungan, perawatan, serta kondisi kesehatannya.

Beberapa kucing bahkan bisa mencapai usia 20 tahun atau lebih dengan perawatan yang tepat. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: