Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Lupakan sejenak eyeshadow warna nude dan riasan tipis ala clean girl. Zara Larsson justru mencuri perhatian lewat riasan mata penuh warna, glitter, dan permata kecil yang bentuknya bisa berubah menjadi kupu-kupu hingga angsa.

Bersama makeup artist Sophia Sinot, penyanyi asal Swedia ini membuktikan bahwa makeup bukan cuma soal mempercantik wajah, tetapi juga bisa menjadi karya seni.

Sejak era album dan tur 'Midnight Sun' (2025), penampilan Zara di atas panggung kerap menghadirkan kejutan lewat riasan mata yang berbeda-beda.

Dalam wawancara dengan Vogue Scandinavia pada 11 November 2025, Sophia menjelaskan bahwa ia ingin riasan Zara terasa hangat, berkilau, dan menyenangkan.

Ia juga menilai sentuhan nostalgia menjadi salah satu alasan gaya tersebut menarik perhatian warganet.

| Baca Juga: Produk Makeup Wajib Bersertifikat Halal per Oktober 2026, Ini Cara Tepat Memilihnya

Riasan mata Zara Larsson terinspirasi dari alam

Butterfly Eye Makeup. Foto: Dok. Net

Ciri khas makeup Zara terletak pada perpaduan eyeshadow berwarna cerah, garis eyeliner tegas, bulu mata lentik, blush pink, serta taburan rhinestones atau hiasan menyerupai permata.

Namun, bukan sekadar menempelkan glitter, setiap riasan biasanya membawa tema tersendiri.

Dalam penampilan di Roskilde Festival pada Juli 2026, misalnya, Zara memakai hiasan kupu-kupu berwarna magenta yang dibentuk dari rhinestones di sekitar mata.

Nothern Light Eye Makeup. Foto: Instagram @sophiasinot

Sementara itu, penampilannya di Way Out West, Gothenburg, pada Agustus 2026 terinspirasi dari cahaya utara atau northern lights.

| Baca Juga: Billie Eilish Pamer Warna Rambut Baru, Strawberry Blonde yang Natural

Sophia memadukan warna hijau, biru, dan ungu, lalu menambahkan permata kecil menyerupai bintang di wajah Zara.

Swan Eye Makeup. Foto: Getty Images

Ada pula riasan berbentuk angsa yang dikenakan Zara saat tampil di Superbloom Festival, Bavaria. Eyeshadow putih dibentangkan dari kelopak hingga tulang alis, membentuk sayap yang mengarah ke pelipis.

Warna oranye di sudut dalam mata menggambarkan paruh angsa, sedangkan rhinestones menjadi sentuhan akhir.

Apakah makeup ala Zara cocok untuk semua orang?

Salah satu alasan gaya ini terlihat kuat pada Zara adalah kontras warna eyeshadow dengan eyeliner hitam, bulu mata tegas, serta bentuk riasan yang sengaja diperluas hingga tulang alis dan pelipis.

| Baca Juga: Yuni Shara Bongkar Rahasia Awet Muda di Usia 54 Tahun

Hasilnya, mata menjadi pusat perhatian. Namun, bukan berarti tampilan ini hanya cocok untuk Zara atau orang dengan bentuk mata tertentu.

Untuk mencoba versi yang lebih sederhana, pilih palet eyeshadow berisi warna cerah, pastel, dan shimmer. Bangun warna secara bertahap, mulai dari warna terang lalu tambahkan warna lebih gelap untuk menciptakan dimensi.

Sophia juga menyarankan penggunaan kuas pipih dengan gerakan menepuk agar pigmen menempel tanpa menggeser alas makeup.

Setelah itu, tambahkan glitter atau rhinestones di sudut mata maupun tulang pipi. Tidak perlu langsung membuat bentuk kupu-kupu atau angsa, satu garis permata kecil pun bisa memberi sentuhan berbeda. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: