Tutup setelah 20 Tahun, Fansite Terbesar TOP eks BIGBANG Bongkar Borok Agensi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — CHOIDOT, fansite terbesar T.O.P eks BIGBANG mengumumkan penutupan operasional setelah 20 tahun sekaligus melontarkan kritik terhadap sang artis dan agensinya, TOPSPOT PICTURES.
Fansite tersebut telah mendampingi perjalanan TOP sejak 2006. Namun, kini perjalanan tersebut berakhir, tidak lama setelah rapper pemilik nama asli Choi Seung Hyun itu mengungkap hubungan asmaranya dengan Nana.
Hubungan asmara keduanya memang menjadi sorotan belakangan ini, tetapi menurut pengelola CHOIDOT, keputusan mereka punya persoalan yang lebih panjang.
Melalui akun X @choidot pada Jumat (9/10/2026), pengelola menyampaikan alasan penutupan dalam pernyataan panjang.
| Baca Juga: TOP Eks BIGBANG dan Nana Dikonfirmasi Pacaran Sejak Juni 2026, Begini Kata Agensi
Mereka menilai agensi mengabaikan persoalan komunikasi dan terlalu mengandalkan tenaga sukarela penggemar untuk menangani pekerjaan yang semestinya menjadi tanggung jawab perusahaan.
"Kami memutuskan untuk tidak lagi menutupi sikap T.O.P dan TOPSPOT PICTURES yang mengabaikan kenyataan, menghindari tanggung jawab, serta menganggap dedikasi penggemar sebagai sesuatu yang wajar," tulis CHOIDOT.
Delapan persoalan yang disorot CHOIDOT
Dalam pernyataannya, CHOIDOT memaparkan sejumlah pengalaman yang mereka anggap mencerminkan masalah pengelolaan aktivitas penggemar.
1. Minim kanal komunikasi resmi. Mereka mengaku harus menjadi penghubung untuk menjawab pertanyaan penggemar, termasuk dari luar negeri, karena tidak tersedia saluran resmi yang memadai.
2. Promosi album bergantung pada fansite. Pengelola mengaku mengeluarkan dana sekitar 10 juta won atau sekitar Rp133 juta untuk iklan comeback di delapan lokasi, tetapi juga menerima permintaan revisi desain dari agensi.
| Baca Juga: Umumkan Pacaran dengan TOP eks BIGBANG, Nana: Aku Agak Malu
3. Tugas operasional ikut dibebankan. Mereka mengaku diminta membantu menghapus foto yang tidak disetujui serta memberikan saran teknis untuk acara penggemar.
4. Materi foto tidak digunakan. Foto yang diminta agensi untuk kebutuhan fanclub Jepang disebut sudah dikirim, tetapi tidak pernah dipublikasikan.
5. Keluhan konser tidak tertangani. CHOIDOT menyoroti harga tiket VIP dan keluhan soal manfaat yang diterima, sementara penggemar disebut kesulitan menemukan kanal pengaduan.
6. Promosi konser dipertanyakan. Mereka juga mempertanyakan penyajian foto konser Taipei yang dinilai tidak menggambarkan kondisi penonton secara transparan.
| Baca Juga: Fan Meeting TOP eks BIGBANG di Jakarta Batal H-9, Kenapa?
7. Pameran berujung pembatalan. Acara yang telah disiapkan dengan anggaran sekitar 9 juta won atau sekitar Rp120 juta itu hanya menarik sekitar 20 pendaftar pada minggu pertama.
Pembatalan dan rendahnya reservasi membuat beban biaya pengelola membengkak hingga sekitar 7 juta won atau sekitar Rp93 juta.
8. Kekecewaan terhadap TOP. Mereka menilai aktivitas panggung dan komunikasi setelah perilisan album belum memenuhi harapan penggemar.
Isu Nana bukan satu-satunya alasan
T.O.P dan Nana mengonfirmasi hubungan asmara pada 2 Oktober 2026 setelah bertemu melalui proyek video musik.
| Baca Juga: Bagikan Foto Pernikahan, Jang Dong Yoon dan Kim Seung Yoon: My Love My Life
Dua hari kemudian, CHOIDOT mengumumkan pembatalan pameran OFF GRID NEW GROUND yang semula dijadwalkan pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Meski pembatalan terjadi berdekatan dengan kabar hubungan asmara TOP, CHOIDOT menegaskan bahwa peminat pameran memang sudah rendah sebelum kabar tersebut muncul.
Mereka juga membantah anggapan bahwa keputusan itu semata-mata bentuk kemarahan karena sang idola berpacaran dengan Nana.
Bagi pengelola, persoalannya bukan kehidupan pribadi sang artis, melainkan pola komunikasi dan tanggung jawab terhadap penggemar.
| Baca Juga: Gegara Unggahan Instagram, Suga BTS Dirumorkan Pacaran dengan Aktris Go Ara
Mereka pun menegaskan bahwa dukungan selama 20 tahun tidak seharusnya dianggap sebagai sesuatu yang otomatis tersedia.
CHOIDOT mengakhiri pernyataannya dengan berterima kasih kepada para pengikut yang telah menemani perjalanan mereka sejak 2006.
Mereka juga menyatakan siap menunjukkan bukti jika muncul distorsi fakta, cercaan, atau ancaman. (*)







