Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Aktris dan model Sigi Wimala mengaku tidak menemui kesulitan berarti dalam mengarahkan kedua buah hatinya, Maxine Sara Tjahjanto (12) dan Alex Tjahjanto (10), yang kini memasuki usia pra remaja. Meski begitu, ia menilai fase ini tetap membutuhkan perhatian serius dari orangtua.

“Anak-anak memasuki usia pra remaja, perlu perhatian serius mengurus mereka,” ucap Sigi ketika ditemui di Bogor, Kamis pekan lalu.

Demi memberikan perhatian itu, ibu dua anak dari pernikahannya dengan sutradara Timo Tjahjanto ini pernah memilih cukup lama vakum dari dunia hiburan. Sigi mengaku tidak sedikit pun menyesal menunda kariernya, karena ia tidak ingin melewatkan masa pertumbuhan anak-anaknya. Setelah keduanya mulai besar, barulah ia kini kembali menekuni dunia akting.

“Aku bersama mereka setiap hari, mereka tumbuh sebagai anak-anak yang baik dan penurut, itu yang membuat aku bahagia,” ucap Sigi.

| Baca Juga: Lewat Film 'Desember Jani', Sigi Wimala dan Hyori Mika Petik Pelajaran Emosional Soal Keluarga

Meski membahagiakan, pemeran Winnie dalam film 'Desember Jani' ini mengakui membesarkan anak bukan perkara mudah, terutama saat mereka memasuki usia tersebut. Tantangan terbesar, menurutnya, datang dari perubahan emosi, apalagi pada anak perempuan yang mengalami mood swings, yakni kondisi perasaan yang mudah berubah secara tiba-tiba akibat perubahan hormon.

“Maxine sudah 12 tahun dan Alex 10 tahun, seru mengurus mereka. Karena perubahan hormon, perubahan fisiologis sama biologis kan, transformasi perempuan kan terjadi di umur-umur begini kan, jadi tantangannya lebih ke itu,” jelas Sigi.

Ia memahami perubahan tersebut karena kondisi serupa cukup umum dialami siapa saja, misalnya akibat kurang tidur, stres, atau kelelahan. Untungnya, Sigi merasa kedua anaknya cukup mandiri dan dewasa dalam menghadapi berbagai hal.

“Anak-anak aku juga lumayan mandiri dan lumayan sangat dewasa menghadapi segala sesuatu, jadi aku beruntung sih,” ucapnya.

| Baca Juga: Tak Dibatasi Rayn Wijaya, Ranty Maria Akui Makin Produktif Berkarier

Tanpa Asisten Rumah Tangga

Kemandirian itu, lanjut Sigi, sudah ditanamkan sejak dini. Di rumah tidak ada asisten rumah tangga, sehingga semua urusan dikerjakan sendiri dengan melibatkan anak-anak. Perannya sebatas memasak, sedangkan sisanya menjadi tanggung jawab mereka.

“Mereka anak mandiri karena di rumah nggak ada pembantu, nggak ada yang bantu. Jadi sudah biasa beresin sendiri, paling aku tugasnya masak. Selebihnya sudah tanggung jawab dengan urusan mereka di rumah,” terang Sigi.

Di samping itu, ia selalu menyediakan waktu untuk mendengarkan curhat anak-anaknya. Bagi Sigi, komunikasi sangat menentukan keharmonisan hubungan anak dan orangtua, dan yang terpenting adalah bagaimana mengatasi konflik yang muncul.

Meski sama-sama mandiri, sifat dan hobi kedua anaknya bertolak belakang. Alex gemar bermain di luar ruangan dan bisa asyik sendiri, entah berlari atau memperhatikan sesuatu.

| Baca Juga: Momen Haru Tanta Ginting Sambut Kelahiran Anak Pertama, Diberi Nama Anaia Maxine

Sebaliknya, Maxine yang akrab disapa Max lebih senang berada di dalam rumah sehingga perlu sedikit didorong untuk berkegiatan di luar.

Perbedaan itu pun terlihat dari karakter keduanya. “Anak pertama ke papanya, yang kedua mirip ke aku,” tutup penerima Indonesia Movie Award 2007 untuk Pendatang Baru Terbaik lewat film Tentang Dia yang juga penggemar olahraga sepeda ini. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: