Banjir Bandang Terjang Padang, 498 Warga Terdampak dan 120 Rumah Terendam
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu (10/10/2026) memicu luapan sungai hingga merendam permukiman. Data sementara mencatat 498 warga terdampak dan sekitar 120 rumah terendam.
Banjir meluas ke tiga kecamatan, sementara sebagian warga harus menyelamatkan diri ke tempat lebih tinggi sebelum petugas penyelamat datang.
Pemerintah Kota Padang melaporkan bahwa hujan berintensitas tinggi membuat Sungai Lubuk Minturun meluap dan menggenangi kawasan tempat tinggal warga.
Laporan lapangan juga menyebut tanggul di kawasan Lumin Park kembali jebol. Kondisi tersebut memperburuk banjir dan membuat akses ke sejumlah titik terdampak sulit dilalui.
| Baca Juga: Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Masih Hilang Termasuk Puluhan Turis Australia
Wilayah terdampak mencakup Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo, dengan enam kelurahan, yakni Kuranji, Koto Panjang Ikua Koto, Batipuh Panjang, Lubuk Minturun, Tabiang Banda Gadang, dan Gurun Laweh.
Di Kecamatan Kuranji, empat rumah dilaporkan rusak sedang dan satu lainnya rusak berat. Jalan di kawasan Guo, dekat lokasi PDAM, juga terputus akibat banjir.
Di beberapa lokasi, warga terpaksa menunggu pertolongan di loteng atau atap rumah ketika arus masih deras. Petugas menggunakan perahu karet dan tali untuk menjangkau warga yang terjebak.
Setelah air mulai surut, sejumlah rumah masih dipenuhi endapan lumpur dan pasir yang harus dibersihkan sebelum bisa ditempati kembali.
| Baca Juga: Kronologi Pria Tewas Diserang Harimau Siberia di Yorkshire Wildlife Park Inggris
Ratusan Warga Mengungsi
Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dibagikan pada Minggu (11/10/2026) mencatat 672 warga mengungsi.
Mereka tersebar di tiga lokasi, yaitu tenda pengungsian Lapau Munggu dan rumah warga sekitar sebanyak 367 orang, Musala Ar Ridwan Kampung Tangah sebanyak 250 orang, serta Warung Jembatan Guo sebanyak 55 orang.
1 2







