Aktris Selma Blair Hadapi Dakwaan Penyerangan, Dituding Menggigit Pramugari Delta Air Lines
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Selma Blair, aktris yang dikenal lewat film 'Legally Blonde', menjadi sorotan setelah diduga menyerang dua pramugari dalam penerbangan Delta Air Lines dari Los Angeles menuju New York, Amerika Serikat, pada Minggu (11/10/2026).
Insiden tersebut berlanjut hingga ia menghadapi dua dakwaan penyerangan setelah pesawat mendarat.
Dilansir dari Associated Press pada Senin (12/10/2026), pesawat tiba di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) sekitar pukul 23.00 waktu setempat.
Petugas menerima laporan mengenai penumpang yang diduga melakukan kekerasan. Dua awak kabin mengalami luka, termasuk luka gigitan, dan salah satunya dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
| Baca Juga: Kelly Clarkson Ungkap Kekecewaan hingga Tuai Kontroversi Usai Merasa Diremehkan Sebuah Toko Antik
Selma Blair juga diamankan dan dibawa ke rumah sakit.
Dari Insiden Pesawat hingga Dakwaan Penyerangan
Sejumlah laporan media menyebut Blair diduga memukul seorang awak kabin, menggigit awak lainnya, serta mencoba membuka pintu pesawat ketika masih terbang.
FBI kemudian mengeluarkan surat panggilan federal terkait dugaan penyerangan di dalam pesawat.
Masalah berlanjut setelah pesawat mendarat. Blair dituduh menendang petugas kepolisian yang mengantarnya ke rumah sakit, kemudian menendang seorang perawat di fasilitas medis tersebut.
| Baca Juga: Tobey Maguire ‘Spider-Man’ Jadi Pemimpin Acara Pernikahan Mantan Istri, Jennifer Meyer
Ia menghadapi dua dakwaan penyerangan tingkat dua terkait dugaan kekerasan terhadap kedua petugas itu.

Dalam sidang di Queens Criminal Court pada Senin (12/10/2026), Blair terlihat mengenakan celana jins dan hoodie putih, dengan tangan masih diborgol.
Ia tampak menangis saat berada di hadapan hakim dan menyatakan tidak bersalah melalui pengacaranya.
Hakim menetapkan jaminan sebesar 20.000 USD atau sekitar Rp350 juta dalam bentuk uang tunai atau 60.000 USD atau sekitar Rp1 Miliar melalui penjaminan. Sidang berikutnya dijadwalkan pada Januari 2027.
Pihak Selma Blair Sebut Ada Kondisi Medis Darurat
Perwakilan Blair menyampaikan bahwa insiden penyerangan tersebut berkaitan dengan keadaan darurat medis.
"Selma mengalami keadaan darurat medis yang menyebabkan dugaan perilaku tersebut," ujar perwakilannya pada Senin (12/10/2026).
| Baca Juga: Sosok Penembak Rapper Tupac Terungkap dalam Rekaman Terdakwa di Pengadilan Las Vegas
"Setelah mendarat, ia segera menerima penanganan medis dan kini dalam kondisi stabil,” lanjutnya.
Pengacaranya juga menyebut Blair melewatkan beberapa dosis obat untuk mengendalikan gejala neurologis berat dan mengalami benturan kepala selama penerbangan.
Mereka berpendapat kondisi tersebut memicu kebingungan dan disorientasi. Namun, penyebab pasti insiden masih perlu ditelusuri melalui proses hukum.
Bukan Kali Pertama Bermasalah dalam Penerbangan
Pada 2016, Blair pernah mengalami insiden dalam penerbangan dari Cancun, Meksiko, menuju Los Angeles.
| Baca Juga: Ogah Dilabeli Warga Biasa, Harry dan Meghan Markle Minta Dipanggil 'Public Figure'
Ia dikeluarkan dari pesawat menggunakan tandu setelah mengalami ledakan emosi. Saat itu, Blair meminta maaf dan mengaku mencampur alkohol dengan obat hingga kehilangan kesadaran.
Aktris berusia 54 tahun itu juga terbuka mengenai diagnosis multiple sclerosis yang diterimanya pada 2018.
Selma Blair Tetap Aktif Akting
Blair dikenal melalui film 'Cruel Intentions' (1999), 'Legally Blonde' (2001), dan 'Hellboy' (2004). Di tengah kasus yang masih berjalan, ia dijadwalkan terlibat dalam film 'Schmoolie the Deathwatcher' yang akan memulai produksi pada awal 2027. (*)







