Bantah Telantarkan Mantan Istri-Anak, Jet Li Tegaskan Pergi Tanpa Harta
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Selama puluhan tahun, Jet Li menghadapi tudingan meninggalkan istri pertama dan dua putri mereka setelah pernikahannya berakhir. Aktor laga yang dikenal lewat film 'Once Upon a Time in China' itu akhirnya buka suara dalam wawancara bersama pembawa acara Yang Lan pada Minggu (11/10/2026).
Dalam program 'Yang Lan's Dialogue', Jet Li menegaskan bahwa perceraiannya dengan Huang Qiuyan berlangsung baik-baik. Ia juga membantah anggapan bahwa dirinya lepas tangan terhadap kedua anak mereka, Si dan Taimi.
"Bagaimana mungkin saya menelantarkan anak-anak saya sendiri" ujar Jet Li dalam wawancara tersebut.
Rumor Berawal dari Perceraian dan Pernikahan Keduanya

Jet Li menikahi Huang Qiuyan pada 1987. Keduanya kemudian berpisah, sebelum Jet Li membangun rumah tangga bersama aktris Nina Li Chi pada 1999.
| Baca Juga: Liu Yifei Disebut Kehilangan 4 Kontrak Brand, Benarkah Karier ‘Fairy Sister’ Merosot?
Sejak saat itu, muncul anggapan bahwa ia meninggalkan keluarga pertamanya demi kehidupan baru.
Aktor berusia 63 tahun tersebut menyebut tudingan itu tidak berdasar. Menurutnya, ia dan Huang mengakhiri pernikahan melalui kesepakatan bersama.
Jet Li mengaku meninggalkan seluruh aset dan properti untuk mantan istrinya agar Huang tetap memiliki jaminan finansial. Ia juga menyatakan tetap menanggung biaya membesarkan kedua putri mereka.
Nina Li Chi Siapkan Dana dan Rumah untuk Dua Anak Sambungnya
Dalam wawancara tersebut, Jet Li juga memuji Nina karena membantu menjaga hubungan di antara keempat putri mereka. Dari pernikahan ke duanya, Jet Li dikaruniai dua putri lagi, Jane dan Jada.
| Baca Juga: Gaya Elegan Fan Bingbing, Kenakan Gaun Rancangan Yogie Pratama di Marie Claire Star Awards 2026
Menurut Jet Li, Nina memahami tantangan menjadi ibu sambung dan memperlakukan keempat anak itu dengan setara.
Bahkan, Nina disebut telah menyiapkan dana yang cukup untuk menjamin kehidupan Si dan Taimi hingga mereka dewasa, termasuk jika keduanya memilih tidak bekerja.
Nina juga membelikan properti bagi mereka di Amerika Serikat dan Tiongkok. Saat Si dan Taimi mulai memiliki penghasilan sendiri, Nina mendorong keduanya untuk menggunakan uang tersebut demi merawat ibu kandung mereka.
Bagi Jet Li, perhatian tersebut membantu membangun hubungan yang dekat antara Nina dan kedua anak sambungnya.
| Baca Juga: Pemerintah China Rilis Dokumenter Penculikan Wang Xing: Dari Tawaran Casting hingga Dijual 3 Kali di Myanmar
Empat Putri Tetap Dekat, Meski Jarang Tampil Bersama
Jet Li turut menanggapi anggapan bahwa dirinya lebih memperhatikan Jane dan Jada.
Ia menjelaskan bahwa keempat putrinya tetap dekat, sering menghabiskan waktu bersama, dan berkumpul setiap tahun di Amerika Serikat atau Singapura.
Menurutnya, perbedaan kepribadian turut membuat publik salah memahami hubungan mereka.
Si dan Taimi cenderung menjaga privasi dan jarang tampil di depan kamera, sedangkan Jane dan Jada lebih terbuka membagikan kehidupan mereka.
| Baca Juga: Gegara Unggahan Instagram, Suga BTS Dirumorkan Pacaran dengan Aktris Go Ara
Dari Film Kungfu hingga Proyek Terbaru
Jet Li dikenal melalui 'Shaolin Temple' (1982), 'Once Upon a Time in China' (1991), 'Romeo Must Die' (2000), 'Hero' (2002), dan 'Mulan' (2020).
Karya terbarunya yang menonjol adalah 'Blades of the Guardians', film aksi bela diri yang dirilis pada 2026 dan dibintangi bersama Wu Jing dan Nicholas Tse. (*)







