Paus Leo XIV Jalani Operasi Kanker Paru-paru, Kondisinya Stabil Tanpa Komplikasi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on Google"Meski diagnosisnya sudah diketahui, stadium kanker belum diketahui. Hal ini penting untuk menentukan prognosis dan pengobatan," kata Stephen Liu, ahli kanker paru-paru dari Georgetown University, pada Selasa (13/10/2026).
Ia bukan bagian dari tim yang menangani Paus Leo.
| Baca Juga: Meninggal Karena Kanker Hati, Penulis Jeon Gyeong Cheol Habiskan Sisa Hidup Cari Rumah untuk Putranya yang Autisme
Perjalanan ke Amerika Selatan Berpotensi Terdampak
Paus Leo dijadwalkan melakukan perjalanan ke Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6-17 November 2026. Namun, belum ada kepastian apakah agenda tersebut tetap berjalan setelah diagnosis kanker dan operasi yang dijalaninya.
Mengapa Kondisi Paus Menjadi Perhatian Dunia?
Kabar tersebut memicu kekhawatiran umat Katolik karena Paus Leo merupakan pemimpin spiritual bagi sekitar 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.
Ia terpilih melalui konklaf pada 8 Mei 2025 sebagai paus ke-267, sekaligus menjadi paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat.
Sebelum terpilih, Leo memiliki pengalaman panjang sebagai misionaris di Peru dan pernah menjadi Uskup Chiclayo.
| Baca Juga: Mendengarkan Sinyal Tubuh: Kunci Deteksi Dini Kanker dan TBC
Pada 2023, ia dipanggil ke Roma untuk memimpin Dikasteri bagi Para Uskup, lembaga Vatikan yang berperan dalam proses penunjukan uskup.
Pengalaman pastoralnya menjadi bagian penting dari perjalanan kepemimpinannya di Gereja Katolik. (*)







