Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kebersihan bulu dan kuku kucing harus selalu dijaga, salah satu caranya dengan grooming di pet shop. Namun, sebagai pet owner, wajar jika ada rasa waswas saat harus meninggalkan anabul bersama orang yang belum dikenal.

Supaya prosesnya lebih aman dan kucing tidak terlalu stres, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membuat janji grooming.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Grooming Kucing

1. Kenalkan kucing dengan sentuhan dan alat grooming

Jangan menunggu sampai hari janji temu untuk mengenalkan sisir atau gunting kuku. Biasakan kucing disentuh perlahan di area kaki, telinga, ekor, dan tubuh. Cara ini membantu mengurangi rasa asing ketika groomer mulai bekerja.

| Baca Juga: Dari Downing Street hingga Gedung Putih, 5 Kucing Ini Punya Kehidupan Istimewa

2. Sisir bulu secara rutin di rumah.

Menyisir membantu mengangkat bulu rontok sekaligus mencegah kusut, terutama pada kucing berbulu panjang. Gunakan sisir sesuai jenis bulunya agar prosesnya nyaman dan tidak menarik kulit.

3. Periksa kondisi tubuh sebelum berangkat.

Perhatikan apakah ada luka, kemerahan, benjolan, kutu, atau bagian kulit yang terlihat bermasalah. Jika kucing sedang sakit atau menunjukkan perubahan perilaku yang tidak biasa, konsultasikan dengan dokter hewan sebelum grooming.

4. Siapkan kandang pembawa yang aman

Gunakan carrier yang kokoh dan terkunci dengan baik. Letakkan handuk atau selimut yang familiar di dalamnya agar kucing merasa lebih nyaman selama perjalanan.

Jangan membawa kucing hanya dengan menggendongnya di kendaraan.

| Baca Juga: Jangan Disepelekan, 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Umur Kucing Lebih Pendek

5. Pilih waktu saat kucing relatif tenang

Hindari membuat janji ketika kucing sedang ketakutan atau baru mengalami situasi yang membuatnya stres. Jika belum terbiasa naik kendaraan, latih perjalanan singkat secara bertahap.

6. Ceritakan kebiasaan dan kebutuhan kucing kepada groomer

Beri tahu apakah kucing mudah panik, sensitif ketika kakinya disentuh, memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau pernah mengalami pengalaman grooming yang buruk.

Jelaskan juga layanan yang dibutuhkan, lalu sepakati bagian tubuh yang akan dirapikan. Membawa foto referensi bisa membantu menghindari salah paham soal hasil akhir.

7. Pastikan pet shop memang berpengalaman menangani kucing

Groomer yang terbiasa merawat anabul dapat menyesuaikan teknik dengan kondisi dan responsnya.

| Baca Juga: Damkar Kebayoran Lama Evakuasi Kucing Melahirkan yang Terjepit di Redaksi Vivia dan Nyata

Tanyakan apakah tempatnya tenang, bagaimana mereka menangani kucing yang ketakutan, serta apakah vaksinasi atau catatan kesehatan diperlukan.

Lebih Baik Grooming Sendiri atau ke Pet Shop?

Keduanya bisa menjadi pilihan, tergantung kebutuhan kucing. Menyisir bulu dan membiasakan sentuhan ringan dapat dilakukan sendiri di rumah.

Namun, bulu yang kusut parah, kebutuhan perawatan khusus, atau kuku yang sulit dipotong sebaiknya ditangani profesional berpengalaman.

Perlu diingat, tidak semua kucing membutuhkan mandi rutin. Jangan memaksakan proses ketika kucing menunjukkan stres berat, dan jangan memberikan obat penenang tanpa arahan dokter hewan. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: