Kembali ke Indonesia Usai 3 Tahun, Psychic Fever Ungkap Hal-hal yang Bikin Kangen
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleKaget Hadapi Cuaca Panas Jakarta
Kedatangan grub yang dibentuk tahun 2022 di Jakarta kali ini berlangsung dengan agenda yang cukup padat. Tsurugi mengatakan, mereka baru saja mendarat dari Thailand pada pagi hari sebelum langsung menjalani serangkaian kegiatan bersama media.
Setibanya di Indonesia, mereka langsung mengikuti sesi wawancara yang dilanjutkan dengan pengambilan video kolaborasi untuk media sosial.
“Pagi hari ini kami baru saja mendarat di Jakarta langsung dari Thailand. Setibanya di sini, kami langsung menjalani sesi wawancara, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan video kolaborasi untuk media sosial,” kata Tsurugi.
| Baca Juga: Xiao Zhan Gelar Tur Konser Solo Perdana, 1 Juta Penggemar Siap Berebut Tiket
Selain jadwal yang padat, cuaca panas di Jakarta menjadi tantangan tersendiri bagi para anggota. Tsurugi mengaku cukup terkejut dengan suhu udara di Indonesia, terutama karena mereka mengenakan kostum panggung berbahan relatif tebal.
“Mengenai hal yang mengejutkan, ternyata cuacanya cukup panas sekali! Hari ini kami mengenakan kostum panggung yang bahannya terbilang cukup tebal. Sempat terpikir apakah kami akan kuat, tetapi kami akan berusaha sebaik mungkin sambil memastikan asupan cairan yang cukup,” ungkapnya.
Nasi Goreng, Nasi Campur, dan Sate Jadi Kuliner Favorit
Meski senang dapat kembali ke Indonesia, Psychic Fever belum memiliki banyak waktu untuk menikmati suasana Jakarta. Kokoro menjelaskan, kunjungan kali ini difokuskan pada acara Listening Party, wawancara, dan pembuatan berbagai konten bersama rekan-rekan media.
Durasi kunjungan yang hanya beberapa hari membuat mereka harus menjalani jadwal yang padat sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi pekerjaan berikutnya.
| Baca Juga: Asap Kebakaran Hutan Indonesia Berpotensi Ganggu Konser BIGBANG di Singapura, Penyelenggara Bikin Imbauan
“Sangat disayangkan kali ini kami belum memiliki waktu luang untuk berlibur. Namun, kami sangat berharap kelak saat berkunjung kembali ke Indonesia, kami bisa meluangkan waktu khusus untuk jalan-jalan dan menikmati Indonesia,” tuturnya.







