Windah Basudara Murka, Dituduh Dibayar hingga Diserang Buzzer Usai Speak Up soal Karhutla
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Windah Basudara biasanya menemani penonton lewat konten gaming, tetapi kali ini ia menggunakan siaran langsungnya untuk menyuarakan keresahan soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sikapnya justru memicu tudingan bahwa dirinya dibayar pihak tertentu, hingga membuat streamer tersebut meluapkan kekesalannya terhadap buzzer di media sosial.
Dalam siaran langsung di YouTube pada Senin (12/10/2026), Windah membahas kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.
Ia menyoroti dampaknya terhadap warga yang harus menghadapi kabut asap, satwa liar yang kehilangan habitat, serta dugaan ketimpangan penegakan hukum terhadap pembakaran hutan.
| Baca Juga: Rachel Vennya Beber Riwayat Donasi Usai Dituding Tak Peduli Korban Bencana
Saat memainkan gim 'Uncanny Tales: The Watcher', Windah membandingkan aturan dalam permainan dengan situasi yang ia kritik di Indonesia.
"Di tempat ini kita kerja jaga hutan, kalau kita blunder enggak sengaja sebabkan kebakaran itu bisa dipenjara dan harus bertanggung jawab. Lah di Indonesia sengaja bakar hutan makin kaya, bukannya dipenjara," ujar Windah dalam siaran tersebut, Senin (12/10/2026).
Ia juga memperingatkan soal kemungkinan lahan bekas kebakaran dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit.
Menurutnya, hutan bukan sekadar lahan kosong karena menjadi tempat hidup satwa dan berperan penting bagi lingkungan.
| Baca Juga: Luna Maya Main Air Bareng Artis Sekaligus Galang Donasi untuk Satwa Korban Karhutla Kalimantan
"Pokoknya kalau tanah-tanah di Kalimantan dan sekitarnya jadi sawit, kita mau enggak ikut pemberontakan?" kata Windah. Ia kemudian mengajak penontonnya ikut bergerak apabila kekhawatiran tersebut benar-benar terjadi.
Kerahkan Pasukan Bocil, Ajak Influencer Ikut Bersuara
Windah menyadari sebagian besar penontonnya masih berusia muda. Meski begitu, ia berharap komunitas yang akrab disebut Bocil Kematian itu tidak tinggal diam.
Ia juga menyinggung kreator konten Ferry Irwandi dan mengajak influencer serta tokoh publik menggunakan jangkauan media sosial mereka untuk membantu menyuarakan persoalan karhutla.
Bagi Windah, perhatian terhadap warga terdampak kabut asap, termasuk mereka yang berisiko mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tidak semestinya berhenti pada perbincangan sesaat.
Dituduh Dibayar hingga Menyinggung Rekening
Namun, sikapnya justru diikuti tudingan bahwa ia menerima bayaran dari pihak tertentu, termasuk Anies Baswedan.
| Baca Juga: Karhutla Kalimantan Jadi Perhatian Dunia, Leonardo DiCaprio Soroti Nasib Orangutan
Melalui Instagram Story akun @windahbasudara pada Rabu (14/10/2026), Windah membantah narasi tersebut sekaligus menyindir akun-akun yang menurutnya memakai komentar seragam.

"Bela hutan dan hewan dibilang dibayar mafia, dibayar Anies. Tapi gue akui buzzer-buzzer ini lumayan riset. Mereka tahu gue enggak buka Saweria," tulisnya.
Ia juga mempertanyakan sumber dana yang diduga digunakan untuk menggerakkan akun-akun penyerangnya.
Dalam potongan pernyataan lain yang beredar, Windah turut mengeluhkan dugaan akses terhadap rekening miliknya dan riwayat transaksinya.
| Baca Juga: Sarah Sechan Ngamuk Diisukan Nyaleg DPR 2029: Tidak Akan Pernah!
Namun, konteks lengkap serta pihak yang dimaksud dalam pernyataan itu belum terverifikasi secara independen.
Windah bahkan menyebut dirinya tidak takut menyampaikan keresahan tersebut, meski mengakui tetap memiliki kekhawatiran terhadap keselamatannya. (*)







