Baim Wong Mengumpat, Raihaanun Nangis 30 Menit Usai Syuting Adegan Film 'Beautiful Pain'
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Raihaanun mengungkap pengalaman emosional saat membintangi film Beautiful Pain. Memerankan Niken, seorang istri yang menghadapi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), Raihaanun mengaku sempat kesulitan menghentikan tangis hingga 30 menit setelah menyelesaikan salah satu adegan paling intens dalam film tersebut.
Dalam film yang menjadi debut penyutradaraan Dmaz Brodjonegoro itu, Raihaanun beradu akting dengan Baim Wong yang memerankan suaminya. Keduanya menghadirkan pasangan suami istri dengan hubungan problematik yang diwarnai kekerasan dan pergulatan emosional.
Raihaanun mengingat salah satu adegan terberat ketika Niken memeluk kedua anaknya sambil menangis sebelum menghadapi peristiwa tragis. Adegan tersebut direkam dalam satu kali pengambilan gambar (one take) pada pukul 03.00 hingga 04.00 dini hari.
“Setelah cut itu saya enggak bisa berhenti menangis. Ada kali 15 menit sampai setengah jam saya masih kebawa sama karakter yang dialami sama Niken,” ujar Raihaanun saat ditemui di Epicentrum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026).
| Baca Juga: 16 Tahun Vakum Akting, Won Bin Muncul dengan Rambut Panjang
Menurutnya, adegan tersebut menguras mental dan energi, terlebih proses pengambilan gambar dilakukan pada dini hari. Meski demikian, ia merasa lega setelah berhasil menyelesaikan adegan yang menjadi salah satu titik emosional penting dalam cerita.
“Jadi butuh mental dan energi. Rasanya lega banget ketika itu selesai di scene itu,” katanya.
Raihaanun Dalami Karakter Niken Lewat Diskusi
Untuk mendalami karakter Niken, Raihaanun mengaku terbantu oleh pengalamannya sebagai ibu dari tiga anak. Namun, ia tetap perlu memahami pergulatan batin tokoh tersebut, terutama ketika Niken berusaha memperjuangkan hak dan identitas dirinya.
“Risetnya dari mana, itu saya lebih banyak diskusi sama Dimas,” kata Raihaanun.
Ia menilai, inti perjalanan Niken bukan sekadar menghadapi kekerasan, melainkan juga memperjuangkan kembali jati dirinya yang telah hilang.
| Baca Juga: Stephen Chow Jual Bisnis Bioskop di China Cuma Rp2 Ribu, Ini Alasannya
Melalui diskusi dengan Dmaz Brodjonegoro, Raihaanun berusaha membangun karakter Niken secara utuh, termasuk ketika tokoh tersebut menghadapi pelecehan seksual di lingkungan kerja.
“Benang merahnya adalah karakter Niken ini sedang memperjuangkan hak dirinya, identitas dirinya yang sudah hilang,” ujarnya.
Baim Wong Langsung Terima Tawaran Karena Lawan Main
Sementara itu, Baim Wong mengaku tidak ragu menerima tawaran bermain dalam Beautiful Pain setelah mengetahui Raihaanun menjadi lawan mainnya.
Saat pertama kali ditawari peran, Baim mengaku langsung menanyakan siapa aktris yang akan beradu akting dengannya. Begitu nama Raihaanun disebut, ia segera menyatakan kesediaannya.
“Ketika dibilang Raihaanun, saya langsung bilang, ‘Iya.’ Karena dia adalah salah satu aktris terbaik Indonesia,” ungkap Baim di kesempatan yang sama.
Bagi Baim, keberhasilan membangun karakter tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga dukungan lawan main dan sutradara. Ia pun menilai performa para pemain memiliki kontribusi besar dalam menghidupkan cerita.
“Bermain itu enggak mungkin bagus kalau lawan mainnya atau director-nya itu enggak ngebantu. Apresiasinya jangan cuma ke saya, tapi memang sama pemain-pemain di sini,” katanya.
Baim Wong Bebas Mengeksplorasi Karakter
Dalam Beautiful Pain, Baim memerankan karakter yang memiliki sisi agresif dan penuh tekanan. Ia mengaku menikmati kebebasan mengeksplorasi emosi tokoh tersebut, mulai dari perubahan intonasi hingga reaksi yang tidak terduga.
| Baca Juga: Faradilla Yoshi Sempat Ragu Perankan Alina di 'La Tahzan The Series'
Menurut Baim, karakter seperti yang dimainkannya memberikan ruang lebih luas untuk bereksperimen dibandingkan tokoh protagonis yang umumnya ditampilkan lebih lembut dan simpatik.
Mantan suami Paula Verhouven ini juga menyinggung salah satu dialog keras yang muncul secara spontan dalam adegan bersama Raihaanun.
Baim mengungkapkan adegan tersebut juga direkam dalam satu kali pengambilan gambar. Ia bahkan mengingat bagaimana para pemain dan kru bertepuk tangan setelah melihat hasilnya.
“Kalau tidak ada permainan yang tenang dari Raihaanun, dari saya enggak akan keluar kata-kata 'goblok' itu. Nah itu keluar sendiri kata kata itu," tutup Baim.
| Baca Juga: Hawkeye Absen, Jeremy Renner Yakin Avengers Bakal Kalah di 'Doomsday'
Beautiful Pain menceritakan pergulatan batin karakter Niken (Raihaanun) sebagai cerminan realitas pahit yang dihadapi banyak perempuan di Indonesia. Niken mengambil keputusan paling berisiko dalam hidupnya: memutus rantai rumah tangga toxic bersama suaminya, Dirga (Baim Wong).
Hal itu ia lakukan demi menyelamatkan kesehatan mental dan masa depan kedua buah hatinya. Ia rela meninggalkan seluruh kenyamanan materi, menelan harga diri untuk kembali ke rumah sang ibu, dan memungut serpihan hidupnya dari titik nol dalam kesederhanaan.
Namun, ujian pasca-perceraian ternyata jauh lebih kejam. Saat berikhtiar mencari nafkah mandiri dan memperjuangkan hak asuh anak-anaknya, Niken justru dihadapkan pada teror pelecehan seksual dan fitnah keji.
Bukannya mendapat perlindungan, lingkungan sekitar justru kerap memojokkan, meragukan integritasnya, dan menuntutnya untuk bungkam demi menjaga "nama baik". (*)







