Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Saya rela dan saya mau untuk ikut menjamin karena saya tahu persoalan ini setelah saya menjadi ahli ini, saya pelajari semua perkaranya. Dokter Richard itu sudah mendapat tempat di publik. Sebenarnya enggak perlu lagi untuk melakukan hal-hal yang seperti ini," ungkapnya.

Gayus juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi fisik Richard selama menjalani penahanan. Ia mengaku mendapat informasi bahwa berat badan Richard turun hingga 11 kilogram. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan kemanusiaan yang menurutnya patut diperhatikan majelis hakim.

| Baca Juga: Berlliana Lovell Tempuh Jalur Hukum Usai Insiden Live TikTok

"Di dalam penegakan hukum itu kan ada hak asasi manusia. Nah, saya melihatnya dari sisi hak asasi manusia perlu ditangguhkan karena dulunya enggak sekecil itu yang saya kenal beliau di publik. Dulunya besar, kok ternyata (turun) 11 kilo. Penangguhan tidak melepaskan tanggung jawab hukum, tapi masih ada celah-celah ranah yang ditoleransi untuk penangguhan," pungkas Gayus.

Richard Lee menghadapi dakwaan terkait dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Kesehatan dalam perkara produk kecantikan White Tomato dan DNA Salmon. Kasus ini bermula dari laporan Amira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif.

Dalam persidangan, pihak Richard menyatakan produk yang dipersoalkan dibeli pelapor melalui akun pihak ketiga di lokapasar, bukan dari klinik atau gerai resmi milik Richard Lee. Persoalan tersebut menjadi bagian dari perkara yang masih diperiksa di pengadilan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: