Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Konser kedua Guns N' Roses (GNR) di Jakarta akan menghadirkan kolaborasi sembilan gitaris legendaris Indonesia. Penampilan bertajuk 9 Dewa Gitar itu disiapkan sebagai pembuka konser band rock asal Amerika Serikat tersebut di Stadion Madya Senayan, Jakarta, pada 21 November 2026.

Promotor Rajawali Indonesia ingin menjadikan konser kali ini sebagai pertemuan dua perjalanan musik rock, yakni kiprah Guns N’ Roses di panggung dunia dan sejarah musik rock Indonesia yang berkembang selama puluhan tahun.

Sembilan gitaris yang akan tampil adalah Ian Antono, Eet Sjahranie, Edie Kemput, Toto Tewel, Pay dari BIP, Aziz MS dari Jamrud, John Paul Ivan dari Boomerang, Dewa Budjana, serta Rhoma Irama. Mereka akan tampil bersama Rere dari Grass Rock sebagai pemain drum, Rio Ricardo pada kibor, serta tiga vokalis, yakni Roy Jeconiah, Ahmad Albar, dan Krisyanto dari Jamrud.

Sementara Dewa Budjana dipercaya menjadi pengarah musik dalam penampilan khusus tersebut.

| Baca Juga: M2M Siap Konser Lagi di Jakarta pada April 2027, Catat Tanggalnya

Anas dari Rajawali Indonesia mengatakan, konsep itu dipilih untuk menyambut GNR yang kembali tampil di Indonesia. Menurut dia, konser band internasional tersebut layak dibuka dengan pertunjukan yang menampilkan perjalanan musik rock Tanah Air.

“Penampilan GNR ini istimewa, mereka tampil kan reuni ya. Kita anggap permainan mereka di Indonesia jadi sesuatu yang istimewa. Maka opening act-nya harus lebih istimewa,” kata Anas dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Ia mengatakan, angka sembilan dipilih karena dianggap sebagai angka tertinggi. Pemilihan para gitaris juga dilakukan dengan mempertimbangkan kiprah mereka dalam perjalanan musik rock Indonesia.

| Baca Juga: Pasha Ungu Akui Konser 30 Tahun di Indonesia Jadi Tantangan Besar

Anas mengaku menghubungi para musisi tersebut secara langsung untuk mengajak mereka terlibat. Respons yang diterima pun relatif cepat, sehingga rencana kolaborasi dapat dilanjutkan ke tahap persiapan.

“Dan semuanya relatif cepat dan langsung oke. Saya berharap 9 Dewa Gitar ini menjadi karya masterpiece,” ujarnya.

Bagi Dewa Budjana, tantangan utama dalam pertunjukan ini adalah menyatukan karakter permainan para gitaris yang berasal dari latar belakang musik berbeda. Ia mengatakan, konsepnya tidak hanya menampilkan sembilan gitaris di atas panggung, tetapi juga membawa penonton mengenal kembali perjalanan musik rock Indonesia.

1 2 3

Tags: