Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Mengungkap Ribuan Rekaman Sejarah Afrika

Poster The Eyes of Ghana. Foto: Higher Ground/Breakwater Studios

Dokumenter 'The Eyes of Ghana' mengangkat kisah Chris Hesse, sinematografer berusia 93 tahun yang pernah menjadi juru kamera pribadi Kwame Nkrumah, presiden pertama Ghana.

Pada 1950-an dan 1960-an, Hesse merekam perjuangan kemerdekaan Ghana serta gerakan pembebasan Afrika dari kolonialisme.

| Baca Juga: Matt Reeves Buka Suara soal Kelanjutan Produksi Film ‘Batman 2’ yang Sempat Ditunda

Setelah Nkrumah digulingkan melalui kudeta militer pada 1966, rekaman bersejarah tersebut terancam dimusnahkan dan tersembunyi selama puluhan tahun.

Hesse kemudian berusaha menyelamatkan lebih dari 1.000 gulungan film yang menyimpan dokumentasi penting tersebut.

Di tengah penglihatannya yang semakin menurun, ia juga berupaya mewariskan arsip itu kepada generasi pembuat film berikutnya, termasuk sineas Ghana Anita Afonu.

Film ini sebelumnya tayang perdana dalam program dokumenter Festival Film Internasional Toronto pada 2025.

| Baca Juga: Film 'Ibuku' Raih Special Jury Prize BIFF 2026, Angkat Perjuangan Ibu dan Anak

Merasa Ghana seperti Rumah Sendiri

Keterlibatan IShowSpeed tidak lepas dari kedekatannya dengan Ghana. Saat menjalani tur Afrika pada awal 2026, ia mengunjungi sekitar 20 negara dan menyebut Ghana terasa seperti rumah.

Ibunya diketahui memiliki garis keturunan Ghana, dan pemerintah negara tersebut menyetujui penerbitan paspor Ghana untuknya pada Januari 2026.

IShowSpeed diketahui memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat dan Ghana.

Sementara itu, Portugal sempat disebut dalam candaan mengenai negara yang mungkin diwakilinya di Piala Dunia 2030, tetapi bukan kewarganegaraan ketiga yang terkonfirmasi.

1 2 3

Tags: