Tergiur Hadiah Mobil dan Gadget? Ini Tips Ikut Undian agar Anak Muda Tak Rugi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Undian berhadiah mobil, telepon pintar, atau voucher belanja memang menggoda. Namun, jangan sampai keinginan menang justru membuat pengeluaran membengkak atau data pribadi jatuh ke tangan yang salah.
Bagi anak muda yang akrab dengan transaksi digital, mengikuti undian terasa mudah: bertransaksi, mengumpulkan poin, lalu menunggu pengumuman pemenang. Tetapi, tiket yang banyak tidak menjamin kemenangan. Berikut lima hal yang perlu diperhatikan.
1. Jangan tambah pengeluaran demi tiket
Setiap transaksi yang memberi tiket tambahan bisa membuat peserta membeli lebih banyak dari kebutuhan.
Director & Chief Growth Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Apoorva Mehrotra, menegaskan bahwa program undian semestinya tidak membuat pelanggan mengubah kebiasaan sehari-hari. Tentukan batas anggaran sejak awal dan anggap hadiah sebagai bonus, bukan alasan untuk boros.
| Baca Juga: Tips Memilih Sepatu yang Nyaman untuk Kaki Orang Indonesia, Jangan Cuma Lihat Ukuran
2. Ingat, peluang naik bukan berarti pasti menang
Dalam ilustrasi Apoorva, transaksi Rp50.000 yang memenuhi ketentuan menghasilkan satu tiket, sedangkan Rp100.000 menghasilkan dua tiket. Dalam tiga bulan, peserta bisa mengumpulkan enam tiket, dibandingkan tiga tiket bagi yang bertransaksi Rp50.000 per bulan.
Tiket lebih banyak memang memperbesar peluang, tetapi tidak menjamin hadiah. Jumlah tiket dan ketentuan juga bisa berbeda di tiap penyelenggaraan.
3. Pahami aturan dan cek kanal resmi
Baca periode program, cara mendapat tiket, mekanisme pemilihan pemenang, dan jadwal pengumuman. Sebagai gambaran, salah satu program yang sedang berjalan adalah Pesta Hadiah IMPoin 2026 dari Indosat Ooredoo Hutchison, yang berlangsung 15 Oktober hingga 31 Desember 2026.
Tiket diperoleh dari transaksi tertentu, seperti pembelian paket internet minimal Rp50.000, aktivasi kartu perdana atau layanan pascabayar, dan pembayaran tagihan. Sebelum ikut, pastikan Anda membaca ketentuan lengkapnya di kanal resmi penyelenggara, termasuk mekanisme pemilihan pemenang dan jadwal pengumuman.
| Baca Juga: Tak Hanya Religi, Ini Deretan Destinasi Non Religi dan Tips Wisata di Arab Saudi
4. Waspadai pesan “kamu menang” yang minta transfer
Penipu kerap mengabarkan kemenangan, lalu meminta biaya administrasi atau pencairan. Curigai pesan dari nomor tak dikenal, berisi tautan mencurigakan, atau mendesak bayar segera.
Logo dan foto hadiah bukan bukti keaslian, jadi periksa pengumuman di situs, aplikasi, atau kanal resmi penyelenggara. Jangan pernah memberikan kata sandi, PIN, atau kode OTP kepada siapa pun yang mengaku petugas undian.
5. Hitung manfaat, bukan cuma hadiah
“Jangan lihat dari harga saja, kita lihat dari value for money-nya,” ujar Apoorva. Paket yang menawarkan tiket undian belum tentu cocok jika manfaat utamanya tidak dibutuhkan.
Bandingkan kebutuhan dengan biayanya, dan pertimbangkan apakah poin lebih berguna untuk keperluan lain.
| Baca Juga: Ini Tips Belanja Cerdas agar Pengeluaran Lebih Efisien
6. Boleh mengincar hadiah, tetap jaga keuangan
Ikut undian tidak harus dihindari, selama mekanismenya jelas, penyelenggaranya bisa diverifikasi, dan keuangan tidak terganggu. Jangan memakai uang kebutuhan pokok, berutang, atau menguras tabungan demi tiket, dan jangan menganggap hadiah sebagai pemasukan pasti. Yang terpenting bukan seberapa banyak tiket terkumpul, melainkan seberapa bijak keputusan diambil. (*)





