Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

"Salah satu syaratnya adalah harus mapan dulu dari segi konteks rumah. Nah, ternyata rumahnya angker, ketemulah sama sosok entitas Sukma ini," ujar Dara.

Menurut Dara, pertemuan Mukidi dan Sukma bukan hanya menjadi sumber konflik, tetapi juga membuka jalan bagi keduanya untuk menyelesaikan persoalan masing-masing.

Dara Sarasvati
Dara Sarasvati. Foto: Reza Wibisono

Mukidi harus menghadapi kepalsuan yang selama ini dibangunnya demi mendapatkan perempuan idaman. Sementara itu, Sukma juga memiliki masalah yang belum selesai.

"Jadi, sebenarnya apa? Seputar cinta kan sebenarnya ya?" sambung Dara.

Melalui perjalanan kedua karakter tersebut, film ini ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya menerima keadaan, bersikap jujur terhadap diri sendiri, serta menjadi pribadi yang lebih baik.

Salah satu daya tarik Piye To Kih? tentunya adalah keterlibatan Woko Channel yang dikenal lewat konten komedi berbahasa Jawa dan cerita keseharian masyarakat.

| Baca Juga: Masayu Anastasia Temukan Keseruan Baru Bintangi Film Komedi Anak

Gabriella Desta, pemeran Bunga, mengapresiasi bagaimana ciri khas humor kelompok tersebut dibawa ke layar lebar. Menurutnya, gaya komedi absurd yang menjadi identitas Woko Channel memberikan warna tersendiri bagi film ini.

Desta juga mengaku kagum dengan popularitas Woko Channel di YouTube. Ia menyoroti besarnya jumlah pelanggan dan tingginya jumlah penonton konten mereka sebagai bukti bahwa humor yang mereka hadirkan mampu menghibur banyak orang.

Senada dengan Desta, Devina Aureel juga menilai humor absurd Woko Channel menjadi salah satu keunikan yang ditawarkan Piye To Kih?.

Bagi penonton yang sudah mengenal konten Woko Channel di YouTube, film ini menjadi kesempatan untuk menyaksikan karakter Mukidi dan kawan-kawan dalam format cerita yang lebih panjang di bioskop.

| Baca Juga: Paul McCartney Tak Mau Digambarkan Lebih Pendek dari John Lennon di Film The Beatles

1 2 3

Tags: