Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Demi mengaku sempat melampiaskan perasaan dengan makan berlebihan. Saat beranjak remaja, ia mulai mengalami anoreksia, kemudian bulimia. Ia baru mencari perawatan untuk gangguan makan tersebut ketika berusia 18 tahun.

Pengalaman panjang itu membuatnya memahami bahwa pemulihan bukan sekadar soal angka berat badan. Ia juga ingin berhenti mengukur harga dirinya berdasarkan penampilan fisik.

| Baca Juga: Makin Kurus, Penampilan Terbaru Ejae 'KPop Demon Hunters' Bikin Pangling

Takut Naik Panggung karena Berat Badan

Perjalanan tur 'It's Not That Deep' pada 2026 menjadi salah satu ujian bagi Demi. Sebelum tampil, ia mengaku sempat mengalami kenaikan berat badan dan takut penonton akan mengomentari penampilannya.

"Aku sempat mengalami kenaikan berat badan sebelum tur, merasa stres, dan berpikir tidak ingin naik panggung," tuturnya.

Meski ketakutan itu muncul, Demi akhirnya tetap tampil. Respons penonton memberinya pelajaran bahwa kecintaan penggemar tidak bergantung pada ukuran tubuhnya.

Mereka tetap menikmati pertunjukan dan menangis haru ketika ia bernyanyi.

| Baca Juga: Terlalu Kurus Hingga Tulang Menonjol, Ariana Grande Baik-baik Saja?

Buku Resep Jadi Bagian dari Proses Pemulihan

Demi juga membagikan pengalamannya melalui buku resep pertamanya, 'One Plate at a Time: Recipes for Finding Freedom with Food', yang diterbitkan Flatiron Books.

Buku ini berisi lebih dari 80 resep, mulai dari hidangan sehari-hari, salad, sup, makanan rumahan, hingga makanan yang terinspirasi hidangan cepat saji.

Dilansir dari People, memasak bersama teman membantu Demi merasa lebih nyaman dengan makanan. Ia ingin bukunya membantu pembaca menikmati proses memasak tanpa tuntutan harus sempurna.

Buku tersebut tersedia sejak 17 Maret 2026 dan dapat dipesan melalui situs resmi penerbit.

1 2 3

Tags: