Jadi Korban AI, Tasya Farasya Kesal Wajah Diedit Seolah Promosikan Body Lotion
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Beauty influencer Tasya Farasya akan mengambil langkah tegas setelah wajahnya diedit menggunakan AI (Artificial Intelligence) seolah-olah mempromosikan suatu produk body lotion.
Wanita berusia 34 tahun itu mengaku terkejut ketika melihat wajahnya muncul dalam iklan sebuah produk yang bahkan tidak ia ketahui sebelumnya.
"Sumpah aku syok banget. Barusan keluar di FYP aku ada video aku dijadiin AI dan diubah mulutnya gitu untuk ngepromosiin body lotion yang aku aja nggak tau itu apa," ungkapnya dalam unggahan Instagram Reels, Selasa (20/10/2026).
Tasya menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat tidak etis, sebab akan merugikan dirinya sendiri dan para pembeli yang percaya dirinya menggunakan produk yang sama.
| Baca Juga: Bantu Warga Terdampak Karhutla, Rumah Aman Asap Tasya Farasya Siap Ditempati
"Kalian harus lihat videonya, ini bener-bener penipuan banget dan aku akan melakukan tindakan tegas karena ini bisa menipu banyak orang dan yang akhirnya rugi aku juga dan kalian penggunanya," tuturnya.
Namun, Tasya belum menjelaskan tindakan tegas seperti apa yang akan diambilnya. Sementara sejumlah netizen mendukungnya untuk melaporkan pembuat video AI ke polisi.
"Serem banget, takut yang nggak ngerti AI ngiranya beneran dipromosiin Tasya. Harus ditindak hukum sih," komentar seorang netizen.
"Bener-bener mirip banget kalau Memong (panggilan Tasya dari penggemar) ngomong. Kacau banget kemajuan teknologi malah disalahgunakan gini," komentar netizen lain.
| Baca Juga: Temani Thayaka ke Rumah Sakit, Ruben Onsu Minta Dua Minggu untuk Jawab Tawaran Mediasi Sarwendah
Teknologi AI (Artificial Intelligence) belakangan ini memang berkembang sangat pesat. Siapa pun kini bisa memanipulasi foto maupun video hanya dengan memasukkan perintah tertentu.
Oleh karena itu, warganet diharapkan dapat lebih bijak dalam berinteraksi dengan berbagai konten yang beredar di media sosial.
Tasya Farasya Menyuarakan Karhutla
Di tengah penipuan iklan AI yang menggunakan wajahnya, Tasya Farasya menjadi sorotan karena aktif menyuarakan soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
Bukan hanya bersuara di media sosial, ia juga memberikan bantuan langsung untuk masyarakat terdampak dengan mendirikan Rumah Aman Asap bersama komunitas Youth Act Kalimantan.
| Baca Juga: Wendi Cagur Keluhkan Jangkauan Instagram Dibatasi Usai Speak Up soal Karhutla
Fasilitas tersebut berlokasi di dua titik di Kalimantan Tengah, yaitu Sampit dan Palangka Raya, dan siap beroperasi pada 23 Oktober 2026.
Tasya juga sempat mengeluhkan dugaan akunnya terkena shadowban, yakni kondisi ketika jangkauan akun maupun konten media sosial seseorang dibatasi oleh algoritma platform secara diam-diam tanpa pemberitahuan.
Meski demikian, ibu dua anak itu tetap aktif membagikan konten mengenai karhutla. (*)







