Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Aktor Nicholas Saputra akhirnya bersuara soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan. Ia turut menyinggung kondisi Aceh dan Sumatera setelah diterjang banjir bandang pada November 2025.

Bintang film 'Ada Apa dengan Cinta?' (2022) itu sempat dicap tone deaf oleh warganet karena tidak membagikan unggahan apa pun di media sosial mengenai karhutla.

Seorang pengguna Threads menulis, "Rangga pencinta gajah dan hutan kok ga pernah up karhutla. Apa ga punya kuota? Malu woy sama Cinta. 1,8 juta followers percuma."

"Overbranding. Branding diri pencinta lingkungan saat tanah adat dibabat, kebakaran hutan paru-paru dunia. Dengan followers sebesar itu dia tone deaf," komentar pengguna lain.

| Baca Juga: Dituding Tak Peduli Karhutla, Deddy Corbuzier Ternyata Beri Bantuan Lewat Cara Ini

Di tengah ramainya tuduhan tone deaf tersebut, Nicholas Saputra akhirnya muncul. Melalui Instagram pribadinya, Kamis (22/10/2026), ia membagikan potret kondisi Aceh dan Pontianak hasil jepretannya sendiri.

"Foto pertama saya ambil tanggal 9 januari 2026, di Tange Besi, Aceh, sebulan lebih setelah terjadi banjir bandang dan longsor di 3 Provinsi di Sumatera," tulisnya dalam keterangan unggahan.

"Foto kedua saya ambil tanggal 18 Agustus 2026, di bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat. Terlihat kebakaran lahan yang sangat dekat dengan bandara, di mana asapnya sudah menyelimuti udara sejak sebulan sebelumnya," tambahnya.

Aktor berusia 42 tahun itu menyebut kondisi Aceh belum sepenuhnya pulih. Sementara karhutla di Kalimantan belum kunjung padam hingga sekarang.

| Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Menangis Lihat Langsung Perjuangan Para Relawan Karhutla

Ia juga menyoroti kehidupan masyarakat yang terganggu, termasuk anak-anak yang harus hidup berdampingan dengan asap selama berbulan-bulan.

Menurut Nicholas Saputra, bencana yang melanda Aceh maupun Kalimantan sebenarnya bisa dimitigasi. Para ahli telah mengeluarkan peringatan sejak jauh-jauh hari, alam telah memberikan tanda-tanda, namun tak diindahkan oleh mereka yang berwenang membuat kebijakan.

Tepis Tuduhan Tone Deaf

Unggahan Instagram Nicholas Saputra seolah membantah bahwa dirinya tone deaf, sebutan untuk orang yang tidak peka dan gagal memahami kondisi di sekitarnya.

Pria yang akrab dipanggil Niscap itu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan melalui tulisan opini berjudul 'Hutan Rusak, Siapa yang Menanggungnya?' yang dimuat di laman Kompas.

| Baca Juga: Reza Rahadian Soroti Karhutla di Tanah Air: Harus Jadi Bencana Nasional

Dalam tulisannya, ia menyoroti soal banjir dan karhutla yang sering diabaikan oleh pembuat kebijakan, padahal dua bencana tersebut terus terjadi berulang.

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan tidak boleh membuat rakyat menjadi terjepit antara kemiskinan dan merusak alam, serta meminta agar hak-hak masyarakat penjaga hutan dan ruang hidup satwa dihormati.

Netizen Bereaksi Positif

Aksi Nicholas Saputra yang akhirnya bersuara menuai respons positif dari netizen. Sebagian dari mereka mengaku bangga melihat aktor kenamaan Indonesia itu peduli dengan kerusakan lingkungan.

"Diam-diam melakukan sesuatu. Terus bersuara dengan caramu mas Nicho," komentar seorang netizen.

"Ada yang bicara dengan keras menyuarakan kondisi miris Indonesia, ada juga yang bicara dengan lembut dan menyentuh seperti Nicholas Saputra. Keduanya sama-sama patut dihargai. Lekas pulih Indonesia," komentar netizen lain. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: