Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Acara fan meeting Zhang Linghe di Taiwan ditolak oleh otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) dengan berbagai dalih, termasuk tuduhan mengenai komentar miring aktor Tiongkok itu terhadap kedaulatan Taiwan.

Dilansir dari Asia One pada Kamis (22/10/2026), saat ini Dewan Urusan Tiongkok Daratan (MAC) Taiwan dan Kantor Urusan Taiwan (TAO) Tiongkok saling lempar sindiran mengenai penolakan kedatangan Linghe.

Salah satu yang paling vokal mengkritik penolakan tersebut adalah juru bicara TAO Tiongkok, Zhang Han. Ia menyebut tindakan otoritas Taiwan memiliki motif politik, padahal kedatangan aktor drama China ‘Pursuit of Jade’ itu hanya untuk menggelar fan meeting dan kegiatan pertukaran budaya lainnya.

| Baca Juga: Zhang Linghe Jadi Satu-satunya Artis Pria China di Daftar BoF 500 2026

Di sisi lain, masyarakat Taiwan disebut-sebut sudah sangat tidak sabar bertemu dengan Linghe yang memiliki popularitas tinggi di sana.

Zhang Han juga menyinggung sikap sensitif Taiwan saat Jay Chou diperkenalkan sebagai ‘penyanyi China’ di acara Rolex Shanghai Masters baru-baru ini.

Sebagai informasi, pria berusia 47 tahun itu diperkenalkan oleh pembawa acara dalam bahasa Inggris sebagai ‘famous Chinese singer Jay Chou’.

Setelah acara berakhir, Chou kedapatan menyukai potongan video yang menampilkan momen tersebut, sehingga memicu reaksi dari sejumlah pendukung kubu pro-kemerdekaan Taiwan.

Di sisi lain, MAC Tiongkok mengklaim bahwa pihaknya selalu menyambut hangat semua seniman dari Tiongkok daratan ke negeri mereka.

| Baca Juga: Konser di Macau, Zhao Lusi Bagikan 10 Ribu Lightstick Eksklusif Gratis

Penolakan terhadap Zhang Linghe sendiri muncul karena mereka menuding aktor berusia 28 tahun itu pernah mengunggah beberapa komentar di media sosial yang merendahkan kedaulatan Taiwan.

Linghe memang sempat berbicara di Straits Forum pada Juni 2026 untuk mendorong pemuda Taiwan mengunjungi Tiongkok. Ia ingin mereka merasakan sendiri semangat dari pemuda di negaranya dan pulang membawa pemahaman dan pertumbuhan baru.

Ia juga mengungkap pengalamannya saat bekerja dengan tim dari Taiwan dalam menggarap drama ‘The Best Thing’ (2025) dan ‘Pursuit of Jade’ (2026).

| Baca Juga: Agnez Mo Pamerkan Patung Lilin di Madame Tussauds Hollywood, Gabung dengan Selebritas Dunia

"Kedua pengalaman ini membuat saya benar-benar merasakan bahwa para kreator di kedua sisi selat memiliki selera estetika dan konteks yang sama," ungkapnya saat itu.

"Hal tersebut membuat saya semakin yakin bahwa kedua pihak memiliki akar yang sama, hubungan darah yang sama, serta warisan budaya yang tidak dapat dipisahkan," sambungnya.

Hingga saat ini masih belum diketahui pasti mengenai nasib fan meeting Zhang Linghe di Taiwan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: