Terinspirasi Lagu 'Wildflower', Billie Eilish dan Finneas Rilis Koleksi Perhiasan
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Billie Eilish dan kakaknya, Finneas, selama ini dikenal sebagai duo kreatif di balik lagu-lagu hit yang meraih berbagai penghargaan.
Kini, kolaborasi mereka meluas ke dunia fashion lewat koleksi perhiasan hasil rancangan bersama rumah perhiasan mewah John Hardy. Desainnya terinspirasi dari lagu 'Wildflower' dan resmi diluncurkan pada Rabu (21/10/2026).
Koleksi bertajuk Billie Eilish & Finneas Collection ini menjadi pertama kalinya mereka ikut merancang perhiasan sendiri bersama John Hardy, setelah sebelumnya menjadi duta sekaligus rekan kreatif untuk lini JH Lovestruck pada 2025.
Keduanya bekerja bersama tim desain John Hardy di New York dan Bali selama sekitar satu tahun, mulai dari konsep hingga pemilihan bahan dan bentuk akhir.
| Baca Juga: Billie Eilish Pamer Warna Rambut Baru, Strawberry Blonde yang Natural

Ada dua lini utama yang ditawarkan, yaitu Wildflower dan Screwball. Keduanya mencerminkan karakter personal Billie dan Finneas yang berbeda, tetapi tetap bisa dipadukan untuk menciptakan gaya yang lebih ekspresif.
Nama 'Wildflower' mengambil dari judul lagu Billie dalam album 'Hit Me Hard and Soft' (2024), yang memenangkan Grammy untuk kategori Song of the Year 2026.
Lini ini memiliki kesan lembut melalui motif bunga yang diukir pada perak sterling, dengan beberapa desain dihiasi berlian hasil laboratorium. Koleksinya mencakup kalung liontin, gelang, cincin, dan anting.

Sementara itu, Screwball hadir dengan pendekatan yang lebih tegas. Kalung berantai tebal, gelang dengan bentuk pahatan, serta cincin terbuka memberikan kesan industrial yang kontras dengan detail floral 'Wildflower'.
| Baca Juga: Peran Penting Billie Eilish di Pernikahan Kakak, Finneas O'Connell dengan Claudia Sulewski
Apa Kata Billie dan Finneas soal Koleksi Ini?

Billie menganggap perhiasan sebagai bagian penting dari cara dirinya mengekspresikan diri. Ia juga melihat aksesori sebagai sesuatu yang dapat merefleksikan fase kehidupan seseorang.
"Perhiasan selalu menjadi bagian besar dari caraku mengekspresikan diri. Ini merupakan refleksi penting dari suatu masa dalam hidupmu," kata Billie dalam wawancara dengan Vogue yang terbit pada Rabu (21/10/2026).
Finneas menambahkan bahwa selera mereka kini cenderung lebih minimalis. Menurutnya, desain sederhana justru bisa memberikan kesan kuat ketika dipadukan dengan pakaian yang tidak terlalu ramai.
Seluruh koleksi dibuat secara manual menggunakan lebih dari 99 persen perak sterling hasil daur ulang. Sejumlah desain juga memakai berlian hasil laboratorium sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan yang mereka dukung.
| Baca Juga: Kylie Jenner Debut di Runway Victoria's Secret 2026, Kenakan Bra Berlian Rp902 Miliar
Pemotretan Artistik dan Harga Koleksi
Untuk kampanye peluncurannya, Billie dan Finneas berpose mengenakan koleksi tersebut dalam pemotretan yang diarahkan Trey Laird.
Visualnya dibuat menggunakan film Super 8 dengan suasana seperti mimpi, menghadirkan bunga, permainan cahaya, serta bayangan yang berubah-ubah.
Nuansa ini sejalan dengan karakter koleksinya, memadukan kelembutan motif bunga dan kesan tegas rantai perak.
Billie menampilkan sisi perhiasan yang lebih halus, sedangkan Finneas merepresentasikan gaya yang lebih sederhana dengan aksen aksesori yang menonjol.
Koleksi tersebut kini tersedia melalui situs resmi John Hardy dan sejumlah peritel pilihan. Harganya berkisar antara 195 USD atau sekitar Rp3,5 juta hingga 2.400 USD atau sekitar Rp43 juta, tergantung desain dan jenis perhiasan. (*)







