Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

Ia berharap proses penyelidikan berjalan hingga tuntas dan keselamatan anak-anak tetap menjadi prioritas.

FBI dan Aparat Filipina Turut Menyoroti Kasus Ini

Dilansir dari Reuters pada Jumat (23/10/2026), otoritas Filipina telah menyelidiki dugaan tersebut melalui satuan tugas yang menangani perdagangan manusia serta eksploitasi seksual anak secara daring.

| Baca Juga: Baru 2 Hari Sekolah di Inggris, Anak Harry dan Meghan Pindah Karena Alasan Keamanan

Kepolisian setempat juga dilaporkan mengamankan komputer Thomas untuk pemeriksaan forensik digital. FBI Amerika Serikat menyatakan mengetahui dugaan tersebut dan siap mendukung aparat Filipina sesuai kebutuhan.

"Kami juga akan menyelidiki dugaan pelanggaran hukum federal Amerika Serikat yang berkaitan dengan kasus ini," ujar FBI dalam pernyataan kepada media.

Di sisi lain, Thomas Markle Sr. membantah tuduhan yang disampaikan putranya. Kepada Daily Mail pada Jumat (23/10/2026), ia menyebut dirinya terguncang dan menegaskan tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan kepadanya.

Hingga kini, tuduhan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan belum terbukti di pengadilan.

| Baca Juga: Harry dan Meghan Kembali Menetap di Inggris, Raja Charles III: Mereka Warga Biasa

Bagaimana Sikap Keluarga Kerajaan Inggris?

Dilansir dari People pada Jumat (23/10/2026), Istana Buckingham memilih tidak memberikan komentar substantif mengenai persoalan tersebut dan menyebutnya sebagai urusan keluarga Sussex.

Belum ada pernyataan resmi dari Raja Charles III yang secara khusus menanggapi dugaan terhadap Thomas. Meghan dan Harry sendiri telah mundur dari tugas sebagai anggota senior keluarga kerajaan pada 2020.

1 2 SHOW ALL

Tags: