Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Media sosial dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan seorang bayi terlahir dalam keadaan berkumis tebal. Fenomena tersebut membuat warganet penasaran mengenai kebenarannya.

Melansir dari unggahan akun Instagram @uaestoriesofficial, Senin (26/10/2026), bayi itu terlihat baru lahir ke dunia. Tubuhnya masih dibalut handuk, rambutnya basah, dan matanya sibuk memandangi sekitarnya.

Penampilan yang tidak biasa itu langsung mencuri perhatian warganet. Sebagian dari mereka melontarkan komentar jenaka. Bahkan, potret si bayi dijadikan meme.

| Baca Juga: Chef Arnold Blak-blakan Kritik MBG, Singgung soal Prioritas Anggaran hingga Realita Lapangan

"Ayahnya tidak akan bisa berkata 'jadilah seorang pria!' karena dia sudah terlihat seperti itu," komentar seorang netizen.

"Ini sih Baba (panggilan ayah dalam beberapa bahasa, termasuk di Timur Tengah, Asia, dan Eropa), bukan baby," komentar netizen lain.

Namun, terdapat sejumlah kejanggalan dalam video tersebut. Beberapa warganet menyadari adanya inkonsistensi pencahayaan, efek berkedip yang aneh, serta tekstur kumis yang tidak wajar.

Selain itu, akun-akun yang membagikan videonya tidak mencantumkan informasi mengenai negara asal si bayi dan di rumah sakit mana ia dilahirkan. Sosok ayah dan ibunya pun tidak diketahui.

| Baca Juga: Andrew Kalaweit Perlihatkan Kondisi Karhutla Kalimantan, Sebut Laporan BNPB Tidak Akurat!

Sejumlah sumber meyakini video bayi berkumis yang viral merupakan hasil reyakasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Apakah Mungkin Bayi Lahir Berkumis?

Rambut yang terlihat di area wajah bayi umumnya berupa rambut halus, bukan rambut tebal seperti kumis pada orang dewasa.

Mengutip laman Cleveland Clinic, rambut tersebut disebut lanugo, yakni rambut halus yang tumbuh pada janin selama berada di dalam rahim dan terkadang masih terlihat ketika bayi lahir. Fungsinya untuk melindungi kulit janin dan menjaga suhu tubuh.

Lanugo dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh bayi, termasuk punggung dan bahu. Namun, rambut itu tidak tumbuh di area bibir.

| Baca Juga: Influencer Lari Yoo Ji Won Meninggal Usai Pingsan saat Maraton Seoul Race 2026

Umunnya, lanugo mulai rontok sekitar delapan minggu terakhir kehamilan. Jika bayi lahir dengan lanugo yang masih menempel di tubuh, rambut tersebut akan rontok secara alami.

Menariknya, lanugo juga dapat tumbuh pada orang dewasa yang mengalami gangguan makan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan kekurangan nutrisi dan rendahnya lemak tubuh. Tubuh kemudian menumbuhkan rambut halus sebagai respons untuk membantu menjaga kehangatan. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: