Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Kasus pembunuhan Dini Hardiyanti (30) dan putranya yang berusia empat tahun di Madiun, Jawa Timur, menyita perhatian publik setelah polisi mengungkap dugaan pengaruh film terhadap cara tersangka menghilangkan jejak.

Warganet kemudian mengaitkan kasus tersebut dengan film India 'Vadh' (2022), meski polisi belum mengonfirmasi bahwa judul itulah yang secara spesifik ditonton atau ditiru tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Roy H. M. Sihombing, menyampaikan pada Rabu (28/10/2026) bahwa hasil pemeriksaan psikologis menunjukkan tersangka Dwi Bagus Martono (40) gemar menonton film-film tertentu.

"Berdasarkan hasil psikologi dan juga suka menonton film-film itu," ujar Roy saat menjelaskan temuan pemeriksaan, sebagaimana diberitakan sejumlah media online pada Rabu (28/10/2026).

| Baca Juga: Di Balik Misteri Pembunuhan dan Konspirasi Pejabat Korup, Film 'Lobang Buaya' Rilis Trailer Baru yang Mencekam!

Menurut kepolisian, peristiwa pembunuhan diduga terjadi pada Selasa (20/10/2026). Dwi diduga mencekik Dini hingga meninggal di sebuah kamar Hotel Mataram Baru, Kota Madiun.

Setelah membawa jasad korban ke rumah, ia juga diduga membunuh anak Dini.

Polisi menyebut tersangka kemudian berupaya menghilangkan jejak selama sekitar dua hari dengan membakar dan memutilasi jasad korban, menggunakan mesin pencacah, lalu membuang sebagian sisanya ke sungai.

Rangkaian tindakan tersebut masih menjadi bagian dari penyidikan.

| Baca Juga: Tayang di Indonesia, ini dia 5 Fakta Menarik Film The Intern Versi Korea

Dwi ditangkap tim kepolisian di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026), setelah keluarga melaporkan hilangnya kedua korban. Ia kemudian dibawa ke Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi menduga pembunuhan dipicu perselisihan dalam hubungan pribadi yang berkaitan dengan kecemburuan.

1 2

Tags: