Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Nama Tasya Farasya baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengungkap kondisi rumah mewah barunya yang mengalami kerusakan padahal baru beberapa bulan dihuni. Ia menuding perusahan kontraktor milik keluarga mantan suami sebagai pihak yang harus bertanggung jawab.

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Hashimawira Bersaudara (HWB) selaku pelaksana awal buka suara untuk meluruskan beberapa fakta.

Salah satu poin yang menjadi klarifikasi mereka terkait adanya perubahan rencana konstruksi. Proyek awal direncanakan sebagai renovasi interior rumah 2 lantai pada Mei 2022, tapi berkembang menjadi pembongkaran total. Pemilik (Tasya Farasya) meminta bangunan dekonstruksi ulang menjadi hunian 4 lantai.

Pemilik kemudian meminta adanya pembangunan rooftop pada Januari 2024. Pihak HWB telah menolak hal tersebut karena tidak sesuai dengan desain awal yang hanya untuk bangunan 4 lantai.

| Baca Juga: Biaya Renovasi Rumah Disebut ‘Cuma Rp12 M’, Tasya Farasya Murka dan Sentil Utang Mantan Adik Ipar

PT HWB turut mengklarifikasi foto dinding bawah tangga yang sempat disebut kopong di media sosial. Mereka menjelaskan, area tersebut memang sengaja dirancang demikian.

“Ruang bawah tangga bagian depan sengaja direncanakan sebagai area servis untuk jalur pipa utama,” tulis mereka melalui akun Instagram resmi HWB, dilihat pada Senin (2/11/2026).

Potret bawah tangga yang sempat jadi permasalahan (Foto: Instagram/hashiwariwabersaudara)
Potret bawah tangga yang sempat jadi permasalahan (Foto: Instagram/hashiwariwabersaudara)

Pengerjaan rumah kemudian dihentikan oleh HWB pada awal September 2025 atas permintaan pemilik karena proyek dialihkan ke kontraktor baru, Fay Studio.

Pihak HWB telah mengirim Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada pemilik, tapi mereka tidak menerima tanggapan apa pun hingga proyek rumah tersebut akhirnya selasai.

“HWB mengirimkan surat follow-up BAST kepada Pemilik pada 17 Oktober 2025 dan 12 November 2025 di mana di dalam surat tersebut HWB meminta agar Pemilik maupun kontraktor baru tidak melanjutkan pekerjaan sebelum menandatangani BAST,” tegas mereka.

Beberapa dokumentasi pengerjaan proyek oleh HWB (Foto: Instagram/hashimawirabersaudara)
Beberapa dokumentasi pengerjaan proyek oleh HWB (Foto: Instagram/hashimawirabersaudara)

Melalui klarifikasi tersebut, pihak HWB turut menyertakan beberapa dokumentasi pengerjaan proyek. Salah satunya saat tahap pembesian kolom struktur.

Hingga kini belum ada tanggapan dari Tasya Farasya mengenai hal tersebut.

1 2

Tags: