Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Amy Qanita akhirnya buka suara mengenai kontroversi yang tengah menimpa putranya, Raffi Ahmad. Ia menilai komentar sejumlah netizen terlalu jahat.

Wanita berhijab itu menyebut apa yang sedang dihadapi Raffi saat ini adalah ujian hidup. Maka dari itu ia memilih untuk menghadapinya dengan lapang dada dan ikhlas.

“Cobaan itu mah harus dihadapi. Qadarullah-nya kan gitu ya. Manusia pasti mendapat cobaan. Cobaan nggak apa-apa, kita terima saja,” ungkapnya, dilansir dari akun Instagram Insert Live, Selasa (3/11/2026).

Amy menyampaikan, tuduhan masyarakat nanti bisa diluruskan kembali. Ia menegaskan tidak akan membiarkan hoaks beredar begitu saja tanpa kepastian.

“Apalagi kalau nggak benar. Ya kita tinggal klarifikasi. Nggak mungkinlah cerita nggak benar didiamkan saja,” sambungnya.

Meski berusaha tegar, wanita berusia 61 tahun itu tak mampu menampik rasa sedih atas apa yang menimpa putranya. Ia menilai, komentar netizen terhadap Raffi Ahmad terlalu jahat.

“Sedih ya, namanya juga seorang ibu. Sudah begitu komen-komennya juga kadang menyakitkan banget. Sedih banget gitu, Ya Allah,” ujarnya.

Amy Qanita pun mengaku tidak bisa melakukan banyak hal selain mendoakan yang terbaik untuk suami Nagita Slavina itu. Ia yakin pasti akan ada pertolongan dari Tuhan.

“Doa saja terus-terusan yang kencang gitu. Kita kan juga punya Allah. Hanya doa yang bisa menolong. Semuanya akan baik-baik saja,” ucapnya.

Kontroversi Raffi Ahmad

Polemik bermula ketika pria berusia 39 tahun itu menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI yang digelar oleh Polda Metro Jaya. Massa diduga bukan mahasiswa, melainkan peserta bayaran.

Raffi sebenarnya sudah meminta maaf dan menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut. Namun netizen sudah terlanjur memberikan penilaian negatif.

“Saya hadir dalam kegiatan deklarasi Sumpah Pemuda kemarin sebagai undangan yang informasinya baru saya terima pada malam sebelum acara,” tulisnya di Instagram Story, Kamis (29/10/2026).

“Saya tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan acara dan pihak-pihak yang hadir,” lanjutnya.

Usai kehadirannya memicu kontroversi, Amy mengunggah curhatan mengenai cara menyikapi kebencian. Ia juga menyinggung kesalahan di masa lalu.

"Kita boleh mengubah penilaian tanpa harus membenci. Boleh menyadari kekurangan seseorang tanpa merasa diri lebih baik. Boleh menjaga jarak tanpa harus menyimpan kebencian," tulisnya di Instagram, Sabtu (31/10/2026). (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: