Marlupi Sijangga Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Pendiri Marlupi Dance Academy
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Pendiri Marlupi Dance Academy, Marlupi Sijangga, meninggal dunia pada Kamis, 5 November 2026.
Kabar kepergian maestro balet Indonesia tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Marlupi Dance Academy dan Marlupi Dance Academy Surabaya.
Pengumuman itu disampaikan lewat unggahan bertajuk In Loving Memory. Dalam keterangannya, pihak akademi menyebut Marlupi sebagai pendiri, ibu, mentor, sekaligus sosok yang menginspirasi banyak generasi penari.
"Dengan hati yang berat dan kesedihan mendalam, kami mengumumkan kepergian pendiri tercinta kami, Ibu Marlupi Sijangga," tulis Marlupi Dance Academy dalam unggahan Instagram.
| Baca Juga: Ayah Mertua Meninggal Dunia, Rigen Rakelna: Insya Allah Aku Jaga Keluarga
Unggahan tersebut juga mengenang bagaimana Marlupi membangun lebih dari sekadar sekolah tari.
Ia menciptakan ruang bagi para penari untuk belajar, berkembang, menemukan kecintaan terhadap balet, dan menyalurkan bakat mereka.
Berdasarkan keterangan pada unggahan penghormatan, Marlupi lahir pada 27 Maret 1937. Ia meninggal dunia pada usia 89 tahun menurut tanggal lahir dan tanggal wafat yang dicantumkan.
Perjalanan Marlupi Sijangga Mendirikan Sekolah Balet
Ketertarikan Marlupi terhadap balet bermula saat remaja. Ketika berusia sekitar 15 tahun, ia melihat anak-anak keturunan Belanda berlatih balet di sekolah tari Tegalsari, Surabaya.
| Baca Juga: Kakak Meninggal Dunia, Dwi Sasono Kenang Sosok yang Mengajarkan Arti Tabah
Pengalaman itu membuatnya ingin mempelajari tarian tersebut meski sempat menghadapi penolakan.
Ia kemudian belajar balet kepada M. Zaller dan sempat menjadi asisten pelatih di tempatnya menimba ilmu. Pada 1956, Marlupi mulai mendirikan sekolah balet sendiri dengan nama Marry di kawasan Bon Becak Simolawang, Surabaya.
1 2







