Kucing Oren Disebut Usil, Yang Hitam Lebih Penyayang, Mitos atau Fakta?
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Kucing oren sering mendapat julukan usil dan penuh tingkah, sedangkan kucing hitam kerap dianggap lebih tenang serta penyayang.
Anggapan soal kepribadian berdasarkan warna bulu ini cukup populer di kalangan pemilik anabul. Namun, apakah warna bulu benar-benar menentukan sifat seekor kucing?
Warna bulu memang bisa memengaruhi cara manusia memandang kucing. Akan tetapi, penelitian belum menemukan bukti kuat bahwa warna tertentu secara langsung membuat kucing memiliki temperamen yang sama.
Apakah Pemilik Kucing Menganggap Warna Bulu Memengaruhi Perilaku?
Survei yang dibahas Petplan melibatkan penelitian dari University of California, Berkeley.
| Baca Juga: Jangan Asal Taruh Mangkuk, Ini Posisi Makan yang Benar agar Kucing Tetap Nyaman
Para peneliti meminta pencinta kucing menghubungkan sejumlah sifat, seperti aktif, pemalu, ramah, tenang, keras kepala, hingga mudah bergaul, dengan warna bulu tertentu.
Hasilnya menunjukkan bahwa kucing oren dan dua warna cenderung dianggap lebih ramah. Sebaliknya, kucing putih, hitam, serta tiga warna lebih sering dikaitkan dengan sifat kurang bersahabat.
Meski begitu, hasil tersebut menggambarkan persepsi pemilik, bukan bukti bahwa warna bulu menjadi penyebab perilaku. Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan apakah ada hubungan langsung di antara keduanya.
Kepribadian Kucing Menurut Warna Bulunya
Berikut beberapa anggapan yang sering muncul mengenai karakter kucing berdasarkan penampilan bulunya.
| Baca Juga: Dari Mata hingga Kebiasaan Pipis, Ini Cara Mengenali Kucing Sehat dan Sakit
Kucing oren atau jahe

Sering disebut supel, aktif, dan suka mencari perhatian. Tingkahnya yang spontan juga membuat kucing oren mendapat reputasi sebagai pembuat kehebohan di rumah.
Kucing hitam

Kucing berbulu hitam kerap dianggap misterius dan mandiri. Namun, sebagian pemilik justru mengenalnya sebagai teman yang setia, tenang, dan senang berada dekat manusia.
Kucing hitam putih atau tuxedo
Sering digambarkan cerdas, percaya diri, dan gemar bermain. Ada pula yang menganggapnya agak cuek terhadap lingkungan sekitar.
| Baca Juga: Jangan Asal Menebak, Ini Cara Membaca Bahasa Tubuh Kucing Lewat Ekornya
Kucing putih

Dipersepsikan lebih pemalu, tenang, bahkan sedikit menjaga jarak. Meski demikian, perilaku tersebut tidak bisa disimpulkan hanya dari warna bulunya.
Kucing abu-abu

Mendapat kesan kalem dan mudah membangun kedekatan dengan pemilik.
Kucing cokelat atau tabby

Pola belangnya sering dikaitkan dengan sifat aktif, penasaran, dan senang menjelajah.
| Baca Juga: Berniat Bawa Kucing Grooming? Cek 7 Hal Ini Sebelum ke Pet Shop
Kucing calico atau tortoiseshell

Kucing dengan kombinasi warna ini sering mendapat julukan punya cattitude, yakni karakter yang dianggap kuat, mandiri, dan tidak selalu mau mengikuti keinginan manusia.
Lalu, Apa yang Sebenarnya Memengaruhi Kepribadian Kucing?
Dilansir dari Petplan, menjelaskan bahwa kepribadian kucing dipengaruhi banyak faktor. Genetik dari induk, pengalaman selama masa sosialisasi, lingkungan, ras, hingga kondisi kesehatan dapat membentuk perilakunya.
Karena itu, pemilik sebaiknya tidak buru-buru menilai kucing dari warna bulu. Kucing oren belum tentu usil, begitu pula kucing hitam tidak otomatis lebih penyayang. (*)







