Muhadkly Acho Angkat Luka Keluarga Lewat Komedi
Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral
Add VIVIA Media on GoogleVIVIA MEDIA — Tema luka dalam keluarga tidak selalu harus diangkat dalam sebuah film drama, bisa juga lewat komedi. Itulah yang dilakukan produser Muhadkly Acho dalam film terbarunya, Gak Ada Matinya yang bergenre komedi.
Pria yang biasa disapa Acho itu tidak memilih drama penuh air mata untuk membicarakan persoalan keluarga.
Ia justru menggunakan komedi, humor gelap, dan situasi absurd untuk menyampaikan kegelisahan tentang hubungan orangtua dan anak. Termasuk fenomena fatherless di Indonesia.
| Baca Juga: Komedian Russell Brand Divonis Bersalah atas Kasus Rudapaksa dan Pelecehan Seksual
Komedi dipilih agar persoalan yang sebenarnya cukup berat bisa dibicarakan dengan cara lebih ringan tanpa kehilangan maknanya.
“Film ini selain buat menghibur, juga untuk menyampaikan kegelisahan-kegelisahan kami. Semoga cara kami melihat kegelisahan itu bisa menghibur teman-teman semua,” ujar Acho di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Semoga film ini, selain membuat kalian terhibur dan tertawa, juga bisa menyentuh dengan hangat. Terutama bagi kalian yang melihatnya dalam keluarga sendiri,” imbuhnya.
| Baca Juga: Akui tak Jago Melucu, Mikha Tambayong Menantang Diri Bermain Komedi Bareng Oki Rengga
Film Gak Ada Matinya bercerita tentang Binsar yang ingin mendapatkan asuransi jiwa atas kematian ayahnya. Dia butuh uang banyak karena terjerat krisis keuangan. Satu-satunya cara adalah mencairkan klaim asuransi jiwa sebesar Rp2 miliar.
Asuransi itu merupakan asuransi jiwa atas nama Luhut, ayah Binsar, yang memang sakit. Persoalan muncul karena ternyata Luhut kembali hidup. Binsar pun harus berhadapan dengan oknum oknum yang menagih utang itu.
Film ini salah satunya dibintangi Fedi Nuril, sebagai karakter agen asuransi yang dingin. Fedi tertarik dengan isu itu, karena dia relate dengan isu keluarga ini. Dia sebagai seorang ayah, yang kadang hubungan personalnya dengan anak-anak, tidak selalu harmonis.
| Baca Juga: Film ‘Ghosting’ Hadirkan Misteri Kematian dengan Komedi Horor, Produser Puji Yasamin Jasem Jadi Hantu Cerewet
1 2







