Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA – Kontroversi akurasi adegan medis dalam drama Korea 'Doctor X: Mafia in White' meluas. Baru-baru ini, seorang dokter mengajukan permohonan peninjauan siaran ke Komisi Standar Komunikasi Korea.

Melansir laporan Sports Kyunghyang, Kamis (15/10/2026), seorang warganet yang mengaku sebagai dokter ortopedi mengunggah bukti laporan tersebut ke media sosial.

Tercatat permohonan diajukan pada 13 Oktober 2026 dan statusnya tertulis 'menunggu penerimaan'. Artinya, laporan belum ditindaklanjuti oleh pihak yang berwenang.

Pelapor menilai ada beberapa adegan yang dapat menimbulkan persepsi keliru tentang dunia medis. Salah satunya adegan kunjungan dokter untuk memeriksa pasien (visite) yang digambarkan sebagai pekerjaan yang tidak perlu.

| Baca Juga: Raih Rating Tinggi, Drakor 'Doctor X' Tuai Kontroversi soal Keakuratan Adegan Medis

Adegan tenaga medis yang menjadi tokoh antagonis tidak kompeten serta ketidakpastian dalam tindakan medis juga dipermasalahkan.

Pelapor menyebut bahwa adegan drama boleh saja didramatisasi demi kepentingan cerita. Tetapi tidak boleh terlalu berlebihan hingga dapat merusak pemahaman penonton terkait praktik medis di dunia nyata.

Sebelum membuat laporan ke Komisi Standar Komunikasi Korea, pelapor lebih dulu mengirimkan masukan kepada SBS, stasiun TV yang menyiarkan 'Doctor X: Mafia in White', mengenai penyimpangan medis.

Menurut pengakuan pelapor, pihak SBS menyatakan masukan tersebut telah diteruskan kepada departemen terkait dan akan dijadikan bahan pertimbangan dalam proses produksi.

| Baca Juga: Dari Mesin Arcade ke Layar Lebar, Film 'Street Fighter' Bangkitkan Nostalgia Pertarungan Legendaris

Tanggapan SBS

SBS merilis pernyataan menyangkut laporan yang melibatkan drama terbaru mereka. Perwakilan perusahaan menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki tanggapan apa pun.

“Tidak ada tanggapan khusus," katanya seperti yang dikutip dari iMBC, Kamis (15/10/2026).

1 2

Tags: