Temukan lebih banyak Berita Hiburan, Gaya Hidup dan Kisah Viral

Add VIVIA Media on Google

VIVIA MEDIA — Amanda Manopo membagikan pengalamannya tertipu penyedia jasa titip alias jastip. Beruntung, pelaku beriktikad baik untuk mengembalikan uangnya senilai Rp10 juta.

Istri Kenny Austin itu mengisahkan bahwa awalnya, ia berniat untuk mencari tiket Indonesia World Padel Show (IWPS) 2027. Namun, karena tiket di laman penjualan resmi sudah terjual habis, ia pun membeli tiket melalui pihak ketiga.

"Aku itu beli tiket IWPS, jadi dia itu buat untuk nonton padel di tanggal 30 Januari 2027," kisah Amanda melalui unggahan Instagram story, Kamis (1/10/2026).

"Di akun resminya tuh udah pada sold out dan akhirnya ada nih yang komen salah satu, terus dia udah ada centang birunya. Akhirnya aku hubungin lah dia, terus aku langsung transaksi," tambahnya.

| Baca Juga: Jawaban Arya Saloka Saat Diminta Adu Akting Lagi dengan Amanda Manopo

Amanda Manopo tertipu penyedia jasa titip. Foto: Dok. Instagram @amandamanopo
Amanda Manopo tertipu penyedia jasa titip. Foto: Dok. Instagram @amandamanopo

Amanda memesan dua tiket kategori Super Diamond. Tiket resmi dijual seharga Rp4,5 juta. Sementara pihak jastip menjualnya lebih mahal, seharga Rp5 juta.

Setelah pembayaran dilunasi dan e-tiket telah dikirim oleh penyedia jastip, ibu satu anak itu merasa ada yang tidak beres.

Benar saja, setelah ia mengecek di media sosial, ternyata jastip tersebut scam alias penipuan. Untungnya, si penipu berkenan untuk mengembalikan uangnya.

Percakapan pesan Amanda dengan penipu jastip. Foto: Dok. Instagram @amandamanopo
Percakapan pesan Amanda dengan penipu jastip. Foto: Dok. Instagram @amandamanopo

| Baca Juga: YouTuber Bigmo Segera Dilaporkan Komnas Perlindungan Anak, Buntut Konten Liquid Vape

"Puji Tuhan, orangnya ada niatan baik, dia mau balikin uang. Terus dia mau balikin uang yang di mana mungkin banyak orang-orang yang sudah dirugikan," jelas Amanda.

Aktris berusia 26 tahun itu membeberkan bahwa si penipu sempat tak mau mengakui kejahatannya. Seaindainya pelaku tidak beriktikad baik, ia bisa saja melaporkannya ke polisi.

"Dia melakukan pembelaan karena pastinya tidak ada namanya maling yang mau ngaku. Jadi kalau misalkan tidak ada iktikad baik, ya pastinya proses hukum akan terus selalu berjalan," ungkapnya.

1 2

Tags: