Politikus PDI Perjuangan itu bahkan menyebut lokasi syuting sebagai tempat persinggahan sementara untuk mengobati perasaannya sebagai seorang ibu.

Menurutnya, pengalaman tersebut terasa begitu dekat dengan kehidupan pribadinya. Ia mengaku kini tengah berada dalam fase ketika anak-anak mulai tumbuh dewasa dan memiliki kehidupan masing-masing.

"Syuting ini seperti tempat persinggahan sejenak untuk menyembuhkan luka patah hati ditinggal anak," tutur aktris yang dikenal berkat peran Oneng di Sitkom Bajaj Bajuri ini.

Sebagai informasi, dari pernikahannya dengan Donny Gahral Adian pada tahun 2005, Rieke dikaruniai tiga putra, Sagara Kawani Adiansyah (16) dan si kembar Jalu Manon Wisesa Adiansyah dan Jalu Manon Badrika Adiansyah (14). Rieke dan Donny bercerai di tahun 2015 dan sepakat untuk mengurus anak-anak bersama.

Rieke pun mengungkapkan keresahan yang banyak dirasakan para ibu saat anak-anak memasuki usia dewasa.

"Film ini mewakili keresahan ibu-ibu zaman sekarang yang merasa patah hati karena ditinggal anak-anaknya yang mulai dewasa. Anak-anak Gen Z sekarang kan bilang, 'Ambu, tolong belajar mandiri ya'. Itu sakit lho," ujarnya sambil tertawa.

Meski demikian, ia menilai film tersebut juga menyampaikan pesan penting bahwa menjauhnya anak bukan berarti mereka sudah tidak lagi menyayangi orang tua.

| Baca Juga: Hannah Al Rashid Dipercaya Bintangi Proyek Horor Terbaru Mike Wiluan

"Film ini mengajarkan bahwa anak memang ada periode menjauh, tapi bukan berarti mereka membenci ibunya," lanjut Rieke.

Tetap Jadi Sosok Keibuan di Lokasi Syuting

Tak hanya menikmati suasana syuting, Rieke juga tetap menunjukkan sisi keibuannya selama berada di lokasi produksi. Ia mengaku sering membawa makanan untuk para pemain dan kru sebagai bentuk perhatian.

"Saya juga sering bawa makanan dan makan bareng di lokasi syuting," katanya.

1 2 3

Tags: