Dampak Nail Art pada Kuku

Sayangnya, di balik keindahan nail art tersimpan berbagai risiko kesehatan dari bahan kimia yang terkandung di kuteks dan bahan lainnya. Apabila tidak dilakukan dengan asal-asalan, bukannya terlihat cantik, kuku justru mengalami berbagai kerusakan.

Berikut ini dampak buruk dari penggunaan nail art pada kuku.

Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Kandungan alkohol dalam bahan-bahan nail arts, seperti aseton dan lem kuku, serta pengikiran yang berlebihan membuat kuku rapuh dan mudah patah.

Itu terjadi karena lapisan pelindung menipis dan kering, sehingga kuku jadi sulit tumbuh dengan kuat.

| Baca Juga: Diejek Gendut Setelah Melahirkan, Alyssa Daguise Beri Respons Bijak

Infeksi

Peralatan nail art yang tidak steril atau praktik yang dilakukan saat jari terluka bisa memicu infeksi karena kuman. Akibatnya, kuku berubah warna dan area sekitarnya nyeri, bengkak, bahkan bernanah.

Memicu Alergi dan Iritasi

Bahan kimia bisa memicu reaksi alergi pada kulit. Sementara paparan berulang bisa menyebabkan dermatitis kontak yang membuat kulit sekitar kuku kemerahan, gatal, dan kering.

Cara Merawat Kuku

Sering berganti-ganti nail art bisa meningkatkan risiko kerusakan pada kuku. Supaya kuku tetap sehat, kuat, dan cantik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Nail Break

1 2 3

Tags: