Bayu Skak Padukan Komedi Sci-Fi dan Budaya Madura Lewat Film Foufo
VIVIA MEDIA — Bayu Skak kembali menghadirkan karya dengan konsep yang berbeda di layar lebar. Kali ini, ia membawa perpaduan komedi, fiksi ilmiah, dan budaya Madura melalui film Foufo, yang dijadwalkan tayang di bioskop mulai 9 Juli 2026.
Lewat film produksi Skak Studios bersama SinemArt ini, Bayu Skak mengusung cerita tentang persahabatan manusia dengan alien di tengah perjuangan seorang anak untuk memenuhi harapan ibunya. Cerita tersebut dikemas dengan latar kehidupan masyarakat Madura serta dialog yang sebagian besar menggunakan bahasa Madura.
Tokoh utama bernama Muslim, yang diperankan Tretan Muslim, diceritakan sebagai pengepul rongsokan yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi. Ia harus segera melunasi sisa biaya keberangkatan haji sang ibu.
| Baca Juga: Pernah Satu Proyek, Cinta Laura Kenang Pertemuan Pertama dengan Pemeran Bear 'Obsession'
Keadaan berubah setelah Muslim menemukan sebuah UFO yang jatuh di pinggiran kota. Di dalamnya terdapat alien yang kemudian diberi nama Foufo. Bukannya menjual bangkai pesawat tersebut sebagai besi rongsokan, Muslim justru memilih menyembunyikan Foufo dan merawatnya.
Teknologi canggih milik Foufo kemudian membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi keluarga Muslim.
Namun, saat energi alien itu mulai habis, Muslim dihadapkan pada pilihan sulit, menggunakan kesempatan terakhir untuk memberangkatkan ibunya berhaji atau membantu Foufo kembali ke kapal induknya.
Meski sekitar 70 persen dialog menggunakan bahasa Madura, film ini tetap dirancang agar mudah dinikmati penonton dari berbagai daerah melalui cerita yang mengangkat tema universal tentang kasih sayang keluarga.
| Baca Juga: Film Supergirl Diperkirakan Rugi hingga Rp2,15 Triliun, Pukulan Bagi Warner Bros
Dari sisi produksi, karakter alien Foufo digarap oleh studio animasi lokal Surabaya, Hompimpa, dengan melibatkan sekitar 120 animator.
Film ini diproduseri Bayu Skak bersama Ricky R. Setiawan, dengan David Suwarto sebagai produser eksekutif. Sementara jajaran pemainnya terdiri dari Tretan Muslim, Habib Jafar, Ade Bibier Kurniyawan, Benidictus Siregar, Bambang Ceper, Siti Kam, Fuad Sasmita, Sangat Mahendra, Anggun Dwi, Ina Pogang, Rifqy Abdillah, Kiano, Hari Otong, Rizki Bibir, dan DJ Rara. (*)



