"Pernah suatu saat pemain merasa sudah disuruh 'cut', padahal HT-nya bermasalah, jadi dia jalan terus. Tapi saya selalu memberikan ruang sekitar 10 persen untuk magic moments. Kadang ada ekspresi pemain yang tidak terduga yang ternyata sangat bagus untuk dimasukkan," tuturnya.

| Baca Juga: Akting Depan Kamera, Faris Fadjar Akui Beban Berat Jadi Anak Aktor Laga Cecep Arif Rahman

Kengerian di lokasi juga terasa nyata bagi pemain karena strategi 'sembunyi' para kru.

"Ada momen di mana kru harus bersembunyi di pojokan lokasi supaya tidak masuk kamera, tapi karena saking gelapnya, pemain kadang kaget sendiri melihat ada kepala orang di pojokan. Itu sering sekali terjadi," cerita Anggy.

Film produksi MD Pictures dan Umbara Brothers Films yang bakal tayang 9 Juli 2026 ini ceritanya mengikuti kelompok content creator “Para Pencari Hantu” yang berkolaborasi dengan “Soul Sisters” untuk melakukan live streaming di rumah sakit paling angker di Korea Selatan demi mengejar tiga juta penonton.

Namun, penelusuran berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka mulai diteror entitas misterius yang menghuni bangunan tersebut. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: