Ngeri! Ratusan Ular Lepas saat Banjir Melanda China
Di Provinsi Gansu, tanah longsor yang dipicu hujan deras menimbun puluhan warga di sebuah desa di Longnan.
Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia setelah berhasil dievakuasi, sementara proses pencarian korban lainnya masih berlangsung.
| Baca Juga: Klub Volinya Raih Juara di Malaysia, Jirayut Dedikasikan Kemenangan untuk Indonesia
Selain banjir dan longsor, angin tornado juga menerjang Provinsi Hubei. Sebanyak 11 orang dilaporkan tewas, satu orang masih hilang, dan sedikitnya 173 warga mengalami luka-luka akibat angin kencang yang merusak rumah hingga lahan pertanian.
Menurut ahli meteorologi Wang Xiaoling, tornado tersebut merupakan kejadian langka yang dipicu oleh interaksi sisa Topan Maysak dengan badai hujan lokal dan massa udara dingin dari timur laut.
Kecepatan anginnya diperkirakan mencapai 40 meter per detik dan disebut kuat untuk membalikkan kendaraan.
Hingga Selasa, lebih dari 3.500 personel penyelamat telah dikerahkan di Hubei untuk membantu evakuasi dan penanganan bencana.
Di media sosial, ribuan warga dari Guangxi mengunggah permintaan bantuan. Sejumlah rumah sakit dilaporkan kekurangan tenaga medis, sementara banyak daerah mengalami pemadaman listrik, krisis air bersih, dan kekurangan pasokan makanan akibat banjir. (*)







