Pengalaman Cast Film ‘402 Rumah Sakit Angker Korea’ Rasakan Takut Beneran Saat Syuting
Perangkat itu memiliki bobot sekitar lima kilogram dan harus dikenakan sekitar delapan jam per hari—tantangan yang makin berat karena syuting berlangsung saat musim panas di Korea Selatan, sementara mereka mengenakan pakaian musim dingin.
Ketakutan yang Bukan Lagi Akting
Kamera yang dipasang di tubuh membuat kru harus menjaga jarak agar tidak ikut terekam, sehingga para pemain benar-benar menghadapi lokasi seorang diri di tengah pencahayaan minim.
Diandra Agatha yang memerankan Arum mengungkapkan bahwa pencahayaan minim justru menjadi tantangan tersendiri selama syuting.
“Kalau ada satu cahaya di depan muka kita, kita jadi susah lihat ke depan,” kata Diandra.
| Baca Juga: Demi Film ‘Kung Fu Soccer’, Dilraba Dilmurat Rela Naikkan Berat Badan 8 Kg
Pengalaman paling menegangkan bagi Aylena Fusil (pemeran Tyas) terjadi di kawasan hutan. “Waktu kita di hutan itu, langsung nyari kru karena aku takut. Itu hutan beneran, menurutku itu yang paling menakutkan,” ungkapnya. Saat ditanya apakah ketakutannya di layar adalah akting, Aylena hanya tertawa kecil sebelum menjawab, “Oh iya, bener (takut),” ujarnya.
Kori menambahkan, rasa takut itu muncul karena jarak dari kru dan tim penyutradaraan yang jauh. “Kalau di rumah sakit kan kita masih tahu di mana tembok-temboknya,” katanya.
Rasa segan terhadap lokasi bahkan membuat para pemain meminta izin sebelum mengucapkan dialog kasar. “Kita takut ketempelan hantu gara-gara ngomong kasar,” ujar Kori sambil tertawa.
Sendirian di Rumah Sakit Asli
Elang El Gibran, pemeran Bara, menjalani adegan seorang diri di bangunan bekas rumah sakit empat lantai di Goyang—lokasi asli tanpa tambahan CGI.
| Baca Juga: Comeback Dunia Akting, Sonny Septian Akting Bareng Istri di Film Anak-Anak Bambu







