VIVIA MEDIA — Grup K-Pop Red Velvet dibanjiri kritik karena ketahuan menggunakan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan untuk poster promosi album terbaru mereka, 'Velvet Summer'.

Girl group asuhan agensi SM Entertainment itu membagikan schedule poster ke akun X (dulunya Twitter) resminya pada Senin (6/7/2026) lalu.

Poster tersebut menampilkan jadwal perilisan teaser video dan foto, detail album, highlight medley (bocoran potongan lagu), hingga video klip.

Menyesuaikan dengan tema summer alias musim panas, posternya menampilkan berbagai elemen yang berhubungan dengan laut. Seperti putri duyung, peselancar, kerang, pohon kelapa, dan lumba-lumba.

| Baca Juga: Justin Bieber Dipastikan Tampil di Halftime Show Final Piala Dunia 2026

Schedule poster Red Velvet yang dituding dibuat menggunakan AI. Foto: Dok. X @RVsmtown

Sekilas, tidak ada yang aneh dari poster itu. Namun sejumlah netizen yang bermata jeli melihat ada logo bentuk bintang bersudut empat, persis seperti logo Gemini, asisten AI generatif dari Google.

Mereka pun langsung melayangkan protes kepada Red Velvet dan agensi SM Entertainment karena menggunakan AI, alih-alih menyewa jasa desainer grafis atau ilustrator profesional.

Logo Gemini Google yang terlihat jelas di poster. Foto: Dok. X @RVsmtown

"Sumpah sebagai ReVeluv (nama fandom Red Velvet) benci banget. Udah nungguin dua tahun, malah pakai AI. Merusak estetika Red Velvet di album sebelumnya," komentar seorang netizen.

| Baca Juga: Anak Al Ghazali Pegang Paspor Prancis, Ikut Kewarganegaraan Alyssa Daguise?

"Bisa nggak sih mereka menghormati penggemar dan jangan pakai AI buat bikin poster. Emang nggak bisa apa bayar orang buat bikin poster model 3D gitu," komentar yang lain.

Hingga saat ini, Red Velvet maupun SM Entertainment belum merilis pernyataan apa pun mengenai dugaan penggunaan AI.

Sementara itu, pengumuman comeback Red Velvet telah lama dinanti oleh penggemar. Grup beranggotakan Irene, Seulgi, Wendy, Joy, dan Yeri itu terakhir merilis album pada 2024 lalu, bertajuk 'Cosmic'.

1 2

Tags: