VIVIA MEDIA — Polisi Jepang menangkap seorang wanita di dekat Tokyo atas dugaan menjahit bibir teman serumahnya hingga tertutup. Insiden aneh tapi nyata ini terungkap setelah korban berhasil melarikan diri dan meminta pertolongan di toko terdekat.

Dilaporkan oleh media setempat pada Rabu (8/7/2026), Masae Sakurai (49) ditangkap pada Senin (6/7/2026) lalu dengan tuduhan penganiayaan terhadap teman serumahnya yang berusia 42 tahun. Menurut juru bicara kepolisian Prefektur Ibaraki, Sakurai diduga menjahit bibir korban menggunakan jarum dan benang pada 29 Juni.

Insiden tersebut baru terungkap setelah korban melarikan diri dari rumah pada 30 Juni, saat Sakurai sedang tidak berada di rumah. Korban berlari ke sebuah toko terdekat di Kota Koga dan menunjukkan secarik kertas bertuliskan permohonan tolong, karena ia kesulitan berbicara akibat luka di bibirnya.

Makoto Hiyama, pejabat senior kepolisian setempat, mengatakan kepada AFP bahwa korban menuliskan pesan "tolong bantu saya" di kertas tersebut saat meminta pertolongan ke toko.

| Baca Juga: Seorang WNI Tewas Ditikam di Sebuah Apartemen di Shizuoka

Kepada polisi, korban mengaku tidak bisa langsung melarikan diri karena takut kepada Sakurai. Ia juga menyampaikan bahwa insiden itu dipicu oleh suatu masalah. "Pelaku marah karena suatu masalah, dan bibir saya dijahit," kata korban seperti dikutip NHK.

Kedua wanita itu diketahui tinggal bersama sejak April tahun lalu. Polisi masih menyelidiki hubungan antara keduanya serta kronologi kejadian, termasuk informasi yang belum terkonfirmasi bahwa ada orang lain yang turut tinggal di rumah tersebut.

Sejumlah kenalan Sakurai kepada TV Asahi mengungkapkan bahwa selama ini Sakurai kerap menampung orang-orang yang kabur dari rumah mereka untuk tinggal di kediamannya, sekaligus membantu mereka mencari pekerjaan. Hal ini memunculkan dugaan bahwa mungkin ada beberapa orang yang pernah tinggal di rumah tersebut pada waktu yang berbeda-beda. (*)

Tags: