VIVIA MEDIA — Meghan Markle dan kedua anaknya, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, dikabarkan segera menyusul Pangeran Harry ke Inggris setelah sempat dilaporkan membatalkan rencananya.

Dilansir Vivia Media dari Page Six, Kamis (9/7/2026), keputusan tersebut diambil meski ada resiko yang harus ditanggung, salah satunya mengenai keamanan mereka selama berada di sana.

Sebagai informasi, pemerintah Inggris menolak memberikan pengamanan khusus yang dibiayai oleh negara kepada keluarga Harry.

Belum diketahui pasti kapan Meghan dan kedua anaknya akan bertolak ke Inggris. Namun ketiganya dipastikan tidak akan mengikuti jadwal Pangeran Harry saat menghadiri acara Invictus Game pada Jumat (10/7/2026).

| Baca Juga: Gugatan Pelanggaran Privasi Ditolak, Pangeran Harry Terancam Bayar Biaya Sidang Fantastis

Seorang sumber menyebut, ke empatnya berharap bisa berziarah ke makam Putri Diana.

Meghan Markle dan Pangeran Harry juga sedang mengusahakan agar kedua buah hati mereka bisa bertemu Raja Charles III. Sudah empat tahun lamanya Pangeran Archie dan Putri Lilibet tidak bertemu sang kakek.

Sayangnya, kedua rencana tersebut masih belum bisa dipastikan.

Kunjungan Pangeran Harry ke Inggris

Sebelumnya, rencana kunjungan adik Pangeran William itu ke Inggris telah dirancang sejak awal 2026. Namun rencananya kerap mengalami perubahan.

Rencana datang bersama keluarga batal karena pemerintah Inggris menolak memberi pengawalan keamanan kepada mereka. Hal tersebut membuat sang pangeran terpukul karena ia takut anaknya dikejar paparazi.

| Baca Juga: Nana Mirdad Diserang Netizen usai Kritik Vonis Nadiem Makarim

Selain itu, pihak istana juga menolak memberi akomodasi penginapan. Pihak Istana Buckingham menyatakan Pangeran Harry terlambat memberikan respons, sehingga mereka tidak memiliki waktu menyiapkan kamar untuknya.

Di sisi lain, agenda pulang kampung Pangeran Harry tampaknya hancur total.

Selain menghadapi perubahan rencana yang cukup drastis, ia juga harus menerima kenyataan bahwa gugatan pelanggaran privasi terhadap ANL (Associated Newspaper Limited) ditolak pada Selasa (7/7/2026).

Ia terancam harus mengganti biaya hukum pihak terlapor sekitar Rp800 miliar hingga Rp1 triliun.

| Baca Juga: Dampingi Herawati di Kasus Erin, Rieke Pastikan Tak Campuri Kewenangan Penyidik

Konflik Pangeran Harry dan Keluarga Kerajaan Inggris

Hubungan sang pangeran dengan keluarga kerajaan Inggris mengalami keretakan sejak ia menjalin hubungan dengan Meghan Markle. Mereka diduga tidak mendapat restu.

Puncaknya terjadi ketika keduanya memutuskan untuk mundur dari tugas sebagai anggota kerajaan dan pindah ke Amerika Serikat pada 2020. Hak perlindungan bangsawan mereka pun dicabut.

Namun setelah mengetahui Raja Charles III mengidap kanker, Pangeran Harry berusaha berbaikan dengan keluarganya. Ia berharap bisa sedikit memperbaiki keadaan saat menghadiri acara persiapan Invictus Games. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: