Sebagai informasi, Alexander Stewart pernah terlibat dalam sejumlah gugatan musik penyanyi terkenal. Ia disewa oleh penggugat untuk memperkuat klaim tuduhan.

Salah satunya, kasus tuduhan plagiarisme terhadap Ed Sheeran atas lagu 'Thinking Out Loud' yang dituding menjiplak lagu 'Let's Get It On' dari Marvin Gaye.

| Baca Juga: Siapkan Project Baru di Luar Kangen Band, Dodhy Bentuk Setengah 12

Dalam kasus itu, Ed Sheeran dinyatakan tidak bersalah dan lagunya dipastikan bukan hasil plagiat.

HYBE Siap Bertarung di Pengadilan

Menanggapi gugatan dari Steve Cooper, Jon Sandler, dan Greylyn Johnson, pihak HYBE menyatakan bahwa mereka siap bertarung di pengadilan. Mereka menyebut, tuduhan plagiat yang dilayangkan hanyalah klaim sepihak dari para penggugat.

"Gugatan tersebut hanya klaim sepihak oleh penggugat," kata perwakilan agensi, dikutip Vivia Media dari OSEN, Jumat (10/7/2026).

"Kami dengan jelas menyatakan bahwa 'SWIM' adalah karya independen. Kami berencana untuk menanggapi dengan tegas dalam proses hukum di masa depan," tambahnya.

| Baca Juga: Kurang Peminat, Konser Isyana Sarasvati di Kuala Lumpur Batal Digelar

Bagaimana Demo 'Swim' Bocor?

Di persidangan nantinya, pihak penggugat harus bisa membuktikan bahwa HYBE atau pihak luar lainnya memiliki akses mendengarkan demo mereka.

Dalam gugatan, disebutkan bahwa ketiga komposer awalnya mengirimkan salinan demo 'Swim' ke beberapa perusahaan penerbitan dan label rekaman pada Maret 2025. Salah satu yang dikirimi adalah Artist Publishing Group (APG).

Penggugat menuding orang-orang di AGP yang membocorkan demo mereka ke pihak lain, termasuk kepada para pencipta lagu yang menggarap 'SWIM' BTS.

Kredit penulisan lagu tersebut dipegang oleh James Essien, Sean Foreman, Tyler Spry, Jamison Baken, Ryan Tedder, RM BTS, Kirsten Spencer, Derrick Milano, dan Pdogg. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: