UK Health Security Agency (UKHSA) akan mempublikasikan estimasi resmi kematian akibat panas dalam beberapa minggu mendatang, berdasarkan catatan kematian dari gelombang panas terkini.

Lea Berrang Ford, kepala Pusat Keamanan Iklim dan Kesehatan UKHSA, menyatakan bahwa model dalam studi yang dirilis Senin tersebut membantu menggambarkan skala risiko dari panas ekstrem serta ancaman perubahan iklim yang terus meningkat terhadap kesejahteraan masyarakat.

Studi ini memperkirakan sekitar 550 orang meninggal akibat gelombang panas antara 21–29 Mei, ditambah 2.200 orang meninggal antara 18–28 Juni di Inggris dan Wales. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: