Berlliana mengaku sempat gugup ketika harus tampil di atas panggung dangdut yang dipenuhi penonton. "Ini pengalaman yang enggak pernah saya rasakan seumur hidup."

Selain tantangan karakter, Berlliana juga harus membangun chemistry dengan Agus Kuncoro yang usianya terpaut cukup jauh. Awalnya ia merasa canggung karena menganggap Agus sebagai sosok yang serius.

"Ternyata setelah kenal, Mas Agus suka bercanda. Cuma mukanya saja yang serius."

| Baca Juga: Raih Award Tertinggi di Festival Film Los Angeles, 'Bandit' Harumkan Nama Indonesia

Tantangan lain datang dari para pemain komedi yang mengisi lokasi syuting. Berlliana mengaku beberapa kali gagal fokus ketika harus menjalani adegan emosional.

"Aku harus nangis di tengah hujan, tapi di sekitar ada Erick Estrada sama Sadana Agung. Lihat muka mereka malah pengen ketawa," lanjutnya.

Menurutnya, improvisasi para komedian sering kali muncul di luar naskah sehingga membuat suasana syuting selalu hidup.

Berbeda dengan Berlliana, Chika justru tak mengalami kesulitan membangun chemistry bersama Tarra Budiman. Keduanya sudah berteman sejak lama dan pernah terlibat dalam berbagai proyek bersama.

"Kita pernah nyanyi bareng, siaran radio, main sinetron, bahkan satu manajemen."

| Baca Juga: Film Horor 'Paket Santet' Angkat Teror dari Kiriman Misterius

Hubungan yang sudah akrab membuat mereka leluasa berimprovisasi selama syuting. "Pak Yogi (Yogi S. Calam, sutradara) kasih kebebasan improvisasi selama masih sesuai jalur cerita. Jadi kalau idenya disetujui, langsung kita sikat."

Bagi Chika, Ketok Mejik menjadi salah satu proyek yang berbeda karena tidak hanya mengandalkan unsur komedi. "Di film ini komedinya beda, dan saya juga ditantang main dramanya."

1 2 3

Tags: