VIVIA MEDIA — Peran sebagai anak band dalam film Takkan Kubiarkan Kau Menangis membawa pengalaman baru bagi Ari Irham. Dalam film produksi Langit Pictures itu, Ari tidak hanya dituntut membangun karakter sebagai seorang remaja yang memiliki persoalan dengan ibunya.

Ia juga harus tampil meyakinkan sebagai seorang vokalis dan gitaris sebuah band.

Bagi Ari, tantangan terbesar dari peran tersebut bukan hanya soal pendalaman emosi, melainkan juga kemampuan bermusik. Hal ini karena bernyanyi secara profesional bukan hal yang biasa ia lakukan.

"Tantangannya buat aku di film ini sebenarnya sebagai vokalis dan juga gitaris sih. Karena ya teman-teman semua tahu saya bukan Duta (Sheila on 7) ya, saya bukan vokalis," kata Ari Irham saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ari sadar bahwa karakter yang dimainkan memiliki tuntutan besar, terutama karena film ini juga menghadirkan lagu-lagu dari Sheila On 7 yang memiliki karakter vokal kuat.

| Baca Juga: Dikonfirmasi Dave Grohl, Lagu 'Breed' Nirvana Jadi Theme Song Anime 'Green Yuri'

Bahkan, ia harus menjalani proses rekaman beberapa lagu untuk kebutuhan film. Menurut Ari, proses tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling menguras tenaga selama mempersiapkan peran.

"Itu tantangan terbesar buat saya. Sangat berat sih karena saya jadi vokalis. Saya disuruh rekaman tiga lagu sama Mbak Ferly. Itu menurut saya hal paling terberat buat saya," ungkapnya.

Tidak berhenti sampai di situ, Ari juga harus membawakan lagu-lagu dari Sheila On 7. Ia mengaku mengalami kesulitan karena harus menyesuaikan diri dengan karakter suara Duta, vokalis band asal Yogyakarta tersebut.

"Harusnya lima lagu, tapi saya disuruh rekaman full song lagu-lagu Sheila On 7 yang di mana nadanya enggak sampai saya, tapi disuruh rekaman. Itu yang cukup sulit. Sudah sulit banget," jelas Ari.

| Baca Juga: Rayakan Perjalanan Buku hingga Cetakan ke-100, 'Filosofi Teras' Diangkat ke Layar Lebar

Beruntung, rumah produksi memberikan waktu khusus bagi para pemain untuk mengikuti workshop sebelum proses syuting dimulai.

Melalui pelatihan tersebut, Ari bersama pemain lainnya belajar membangun chemistry sebagai sebuah band. Mereka berlatih memainkan alat musik sekaligus membiasakan diri tampil bersama.

"Untungnya Langit Pictures mempersiapkan workshop yang lumayan cukup padat untuk kami sebagai band. Jadi persiapan saya sebagai vokalis lumayan juga, bisa dibilang mampu lah saat beradegan di film ini," ujar Ari.

Untuk kemampuan bermain gitar, Ari mengaku sebenarnya sudah memiliki dasar. Namun, latihan selama dua bulan membuat kemampuannya berkembang lebih jauh.

| Baca Juga: Cast Film ‘5 cm: Revolusi Hati’ Perlahan Diungkap, Netizen Justru Bingung

"Kalau gitar sebenarnya saya sudah bisa basic-nya, tapi setelah workshop 2 bulan, saya akhirnya jadi bisa grip gantung gitar," tambahnya.

Sebelumnya, Ari juga mengungkapkan bahwa karakter Dika menjadi salah satu peran yang cukup sulit karena ia harus menjalani banyak proses persiapan. Selain latihan musik, ia juga harus memahami perjalanan emosi seorang anak yang berusaha mencari cara untuk menyampaikan perasaannya.

"Menurut aku karakter Dika ini lumayan cukup tricky. Karena ini salah satu karakter tersulit buat aku. Aku dituntut untuk menjadi vokalis dan juga gitaris oleh Mbak Ferly," kata Ari.

Selama proses syuting, Ari juga menghadapi berbagai tantangan lain seperti kondisi cuaca dan persoalan teknis. Namun, dukungan dari para pemain dan kru membuat proses tersebut bisa dijalani dengan baik.

| Baca Juga: Poster Film 'Paket Santet' Bikin Kaget, Wajah Yasamin Jasem Hancur dan Bengkak

"Tapi untungnya saya senang banget bisa ada di sini karena energi teman-teman semua yang ada di sini bisa membangkitkan semangat saat kita sedang syuting," tuturnya.

Dalam film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Ari berperan sebagai Dika, seorang remaja yang merasa tidak pernah cukup di mata ibunya, Dini. Hubungan keduanya mengalami banyak konflik karena perbedaan cara memahami kasih sayang.

Dika kemudian menemukan musik sebagai ruang untuk mengekspresikan dirinya. Bersama teman-temannya, ia mulai menemukan kepercayaan diri hingga sebuah lagu menjadi penghubung yang mempertemukan kembali dirinya dengan sang ibu.

Sutradara sekaligus produser Ferly Halim mengatakan film ini dibuat berdasarkan persoalan yang sering terjadi dalam hubungan keluarga, khususnya antara ibu dan anak. Menurutnya, terkadang rasa sayang ada, tetapi tidak selalu disampaikan secara langsung.

| Baca Juga: Poster Fedi Nuril Mau Menangkap Bola di Film 'Bapakmu Kiper' Bikin Penasaran

"Sebagai anak, kita sering kali menganggap kasih sayang kepada ibu sebagai sesuatu yang sudah dipahami tanpa perlu diungkapkan. Padahal, ibu juga perlu merasakan dan mendengar bentuk kasih sayang itu secara langsung. Melalui film ini, saya ingin mengajak semua orang untuk lebih berani menunjukkan cinta kepada ibu selagi masih memiliki kesempatan," ujar Ferly Halim.

Selain mengangkat cerita keluarga, film ini juga membawa unsur musik yang cukup kuat. Beberapa lagu Sheila On 7 seperti Dan, Kita, dan Hujan Turun hadir dalam film tersebut.

Film ini juga menghadirkan dua lagu original soundtrack berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis dan Sahabat yang dibawakan Keisha Alvaro bersama Sand Band.

Film ini turut dibintangi Shanty, Ariyo Wahab, Agoye Mahendra, Emiliano Cortizo, Teuku Rizky, Annisa Kayla, Askara Halim, Sandy Andarusman, dan Didi Riyadi. (*)

1 2 3 SHOW ALL

Tags: