Pengakuan tersebut memicu perdebatan netizen. Meski ada yang mengagumi dedikasinya, beberapa di antara mereka menduga yang hilang bukan lemak, melainkan cairan tubuh. Itulah sebabnya Karina aespa merasa sangat lelah.

| Baca Juga: Berambisi Hidup 'Abadi', Miliarder Bryan Johnson Kini Menderita Gastritis Autoimun

Tidak Bisa Ditiru

Dilansir dari berbagai sumber, metode menurunkan berat badan yang dibagikan Karina aespa itu memiliki sejumlah risiko kesehatan medis.

Penurunan berat badan yang terjadi secara instan setelah melakukan olahraga yang telah disebutkan disebabkan karena hilangnya cairan dan elektrolit tubuh, bukan lemak.

Begitu seseorang makan atau minum, berat badan mereka akan kembali seperti semula.

Selain itu, metode tersebut sangat berbahaya untuk ditiru karena bisa menyebabkan suhu tubuh meningkat drastis yang memicu gagal organ, dehidrasi parah, hingga penurunan performa. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: