Paparan sinar matahari, perubahan hormonal, stres, maupun faktor genetik dapat kembali mengaktifkan proses tersebut sehingga bercak muncul lagi.

"Melasma tidak hanya berkaitan dengan pigmentasi. Ada proses inflamasi, kerusakan skin barrier, faktor hormonal, genetik, dan paparan sinar matahari yang saling memengaruhi. Karena itu, menghilangkan flek saja tidak cukup," jelasnya.

Pendekatan Penanganan Harus Komprehensif

Karena melibatkan berbagai mekanisme biologis, penanganan melasma tidak cukup hanya berfokus pada memudarkan warna gelap di permukaan kulit.

Menurut dr. Stanley, terapi perlu diarahkan untuk memperbaiki fungsi skin barrier, mengendalikan inflamasi, menjaga aktivitas pembentukan melanin tetap normal, serta memperbaiki kondisi dermis yang rusak.

| Baca Juga: Sering Tambah Krimer ke Kopi? Waspadai Dampaknya pada Kesehatan Kulit

"Melasma tidak cukup ditangani hanya dengan krim pemutih. Yang perlu diperbaiki adalah seluruh sistem biologis kulit agar risiko kekambuhan dapat ditekan," katanya.

Ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap sinar matahari adalah langkah yang tidak dapat diabaikan. "Photo protection atau penggunaan sunscreen merupakan langkah yang wajib dilakukan setiap hari, baik saat berada di luar ruangan maupun di dalam ruangan," tegasnya.

Selain sunscreen, terapi dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien, mulai dari obat topikal, suplemen oral, hingga tindakan medis seperti chemical peeling, laser, microneedling, maupun redermalisasi.

Dokter estetika dr. Ratna Yuliarviana menambahkan bahwa pengendalian melasma membutuhkan kesabaran dan konsistensi karena kondisi ini memang berisiko kambuh.

| Baca Juga: Dokter Tirta Peringatkan: Jangan Asal Minum Obat Diare, Usus Bisa Alami Komplikasi Serius

"Melasma memang bisa dikendalikan, tetapi membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Terapi perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien dan diimbangi dengan penggunaan sunscreen setiap hari agar hasilnya lebih optimal dan risiko kekambuhan dapat diminimalkan," ujarnya.

1 2 3

Tags: