VIVIA MEDIA — Talitha Shahiza sukses mencuri perhatian publik di dunia e-sport sebagai caster alias komentator pertandingan. Ia kerap membagikan aktivitasnya itu di media sosial.

Kemampuannya sebagai seorang caster ternyata sudah terlihat sejak kecil. Ia terbiasa tampil sebagai pembawa acara dan kerap mengikuti lomba pidato saat masih sekolah.

Wanita yang akrab dipanggil Lita itu memulai perjalanannya sebagai seorang caster e-sport pada 2021, tepatnya dari kebiasaan menonton Mobile Legends: Professional League (MPL).

| Baca Juga: Kisah Hidup Boiyen Jadi Pengganti Sosok Ayah Bagi 4 Keponakan

Dari yang awalnya hanya menonton, ia tertarik untuk terjun langsung ke dunia yang didominasi oleh pria itu.

“Dari situ, aku mikir, kok seru ya. Mereka ngomong, tapi bikin penonton ikut hidup,” ucapnya, dilansir dari salah satu media online pada Kamis (16/7/2026).

Lita pun mulai mengasah kemampuannya dalam menganalisis permainan peserta dan menyampaikan komentar dengan runtut.

Tidak hanya itu, profesi sebagai caster juga mengharuskan Lita memahami strategi tim, menguasai banyak hero dan item, serta momen-momen penting pertandingan.

Talitha Shahiza tahu bahwa menjadi seorang caster e-sport, artinya ia juga harus menciptakan kesan yang baik di media sosial.

“Bagi saya yang masih pemula, caster bukan cuma soal ngomong di panggung. Harus aktif bikin konten, bangun personal branding, dan follow up klien,” ujarnya.

| Baca Juga: Niat Bela Adik, Hasyakyla Utami Justru Benarkan Adhisty Zara Hamil Duluan

Seiring berjalannya waktu, mahasiswi psikologi UNAIR itu semakin dikenal di kalangan pencinta game MOBA. Ia mulai dipercaya menjadi caster di berbagai turnamen e-sport.

Menariknya, ia tidak hanya menyampaikan komentar dalam bahasa Indonesia, tapi juga bahasa Inggris. Kemampuannya kerap menuai pujian dari netizen.

Keren banget. Warna suara, pronounce-nya, kata-katanya, super!” komentar seorang netizen.

Eh, buset. MC-nya setara MPL ini,” komentar netizen lain.

Salah satu pengalaman berharga Thalita Shahiza adalah saat memandu acara di PT Petrokimia Gresik.

| Baca Juga: Avip Priatna dan The Resonanz Children’s Choir Wakili Indonesia ke Final European Grand Prix 2027

Lita juga pernah meraih posisi runner-up dalam Caster Audition Dunia Games 2025 dan menjadi juara di ajang Caster Hunt Academy E-Sport Garudaku.

Terbaru pada awal Juli 2026, ia menjadi caster e-sport yang pertandingannya diadakan di Eropa. Meski tidak terbang langsung ke sana, itu menjadi pengalaman baru tersendiri.

Perjalanan wanita asal Gresik itu masih belum berhenti. Target berikutnya adalah menjadi caster profesional di MPL.

Sebagai pemula, Thalita Shahiza menyatakan bahwa yang terpenting adalah percaya diri. Dengan demikian, jalan selanjutnya pasti akan terasa mudah. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: