VIVIA MEDIA — Sebanyak 12 juri di Las Vegas dalam sidang kasus penembakan Tupac Shakur telah mengambil keputusan. Terdakwa Duane Davis, yang akrab dipanggil Keffe D, divonis bersalah atas pembunuhan rapper legendaris bernama panggung 2Pac tersebut.

Hanya dalam waktu 3 jam, para juri memberikan vonis bersalah kepada Keffe D. Di sisi lain, kasus pembunuhan yang terjadi pada 7 September 1996 itu sudah menggantung tanpa kejelasan selama hampir tiga dekade.

Ironi waktu inilah yang menjadi sorotan utama begitu vonis dibacakan di Clark County District Court, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, Senin (31/8/2026) malam waktu setempat.

Davis dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat satu dengan penggunaan senjata mematikan. Jaksa tidak menuduhnya sebagai penembak langsung, melainkan sebagai "shotcaller" atau otak di balik serangan yang menargetkan Tupac.

| Baca Juga: 30 Tahun Berlalu, Sidang Kasus Pembunuhan Rapper Tupac Shakur Akhirnya Dimulai

Menurut jaksa, Davis menyediakan senjata dan memerintahkan pembalasan usai keponakannya, Orlando "Baby Lane" Anderson, terlibat perkelahian dengan rombongan Tupac di MGM Grand, tak lama sebelum penembakan terjadi.

Begitu vonis dibacakan, suasana ruang sidang yang sesak langsung berubah haru. Sekyiwa "Set" Shakur, adik kandung Tupac, terlihat menangis sambil menggenggam tangan kerabat di sampingnya.

Sementara itu, Duane Davis sendiri tampak tenang, bahkan sempat mengepalkan tangan ke arah pengunjung sidang sambil menyatakan niatnya untuk mengajukan banding.

Cepatnya keputusan juri ini justru memantik pertanyaan lama dari keluarga Tupac dan para penggemarnya: mengapa butuh waktu hampir 30 tahun untuk sampai ke titik ini, jika buktinya sejelas itu?

| Baca Juga: Sosok Penembak Rapper Tupac Terungkap dalam Rekaman Terdakwa di Pengadilan Las Vegas

Jejak jawabannya, menurut penelusuran sejumlah media termasuk investigasi Los Angeles Times pada 2015, justru mengarah pada kelalaian aparat sejak hari-hari pertama kasus ini bergulir.

Saat itu, kepolisian dilaporkan tidak serius menindaklanjuti keterkaitan Anderson meski sudah mengetahui insiden perkelahian di MGM Grand. Tak hanya itu, informasi dari salah satu anggota rombongan Tupac yang mengaku bisa mengenali pelaku penembakan pun disebut-sebut diabaikan begitu saja oleh polisi.

1 2

Tags: