Momen Dream Come True

Bagi Mikha, kolaborasi ini bukan sekadar proyek profesional biasa, melainkan sebuah pencapaian personal yang telah ia nantikan selama belasan tahun. Mikha menceritakan bahwa pertemuannya dengan Rayi bermula pada tahun 2008 saat ia masih berusia 13 tahun dalam sebuah ajang pencarian bakat.

"Proyek ini benar-benar sebuah full circle moment sekaligus dream come true bagi saya. Saat usia 13 tahun dulu, saya pernah bertemu Rayi yang hadir sebagai tamu spesial di ajang bakat yang saya ikuti," kenang Mikha.

"Saat itu, dalam hati saya berharap suatu hari nanti bisa berduet dengan dia. Bertahun-tahun kemudian, harapan itu akhirnya terwujud melalui lagu ini," sambung Mikha.

Produksi dan Visualisasi Simbolis Labirin

Dalam penggarapan teknis, Bianca Nelwan dipercaya sebagai vocal director, sementara proses mixing dan mastering diselesaikan oleh Reyner Ferdinand. Selain audio, pesan dalam 'Jalan Tengah' juga dituangkan secara mendalam melalui video musik yang disutradarai oleh Moedhalie.

| Baca Juga: Kahitna Siapkan Konser 40 Tahun, Bakal Jadi Momen Spesial Untuk Para Soulmate

Video tersebut menggambarkan Mikha dan Rayi sebagai pasangan yang memiliki dunia berbeda di sebuah taman; Mikha dengan bukunya dan Rayi dengan kamera camcorder-nya.

Simbolisme perpisahan mereka digambarkan secara apik melalui sebuah labirin. Rayi dikisahkan memilih jalan ke kiri, sementara Mikha melangkah ke kanan.

Video musik ini ditutup dengan adegan keduanya saling tersenyum dan melambaikan tangan, sebuah tanda perpisahan damai.

"Pesan utamanya adalah terkadang cinta tidak gagal, melainkan hanya tidak menemukan jalan tengahnya," tutup Mikha. (*)

1 2 SHOW ALL

Tags: